Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prof. Marsudi Hadiri Tasyakuran Tutup Giling 2024 Pabrik Gula Rejo Agung Baru
Senin, 4 November 2024 21:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Komisaris Holding BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, Prof. Marsudi Wahyu Kisworo menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Tutup Giling 2024 pabrik gula Rejo Agung Baru sekaligus ulang tahun PT. PG Rajawali Satu, salah satu anggota ID FOOD yang dirayakan dengan pagelaran wayang kulit.
Ia menyampaikan bahwa syukuran dirayakan dengan pagelaran wayang kulit sebagai ungkapan rasa syukur karena PG Rejo Agung Baru berhasil menggiling 7,7 juta kuintal tebu dengan total produksi gula mencapai 55 ribu ton, dari target awal hanya bisa menggiling 7 juta kuintal tebu dengan hasil gula 50 ribu ton.
Hasil giling 2024 itu pun merupakan capaian terbesar PG Rejo Agung Baru dalam kurun waktu 10 tahun.
Baca juga : Miliarder AS Bermanuver
"Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan sekaligus terima kasih kepada seluruh mitra dan petani karena tahun ini PG Rejo Agung Baru mencapai prestasi produksi gula terbesar sepanjang sejarah berdirinya pabrik gula tersebut. Demikian juga saudaranya yaitu pabrik gula Krebet Baru Malang," ujar Prof. Marsudi di Madiun, Jumat (1/11/2024) malam.
Pegelaran wayang kulit yang mengambil cerita Pandawa Jaya Binangun ini dihadiri oleh pejabat-pejabat seperti Pj Walikota Madiun, Kapolres, Dandim, Danrem, Direksi Holding ID FOOD, Direksi Bulog, Direksi PT. PG Rajawali Satu, seluruh jajaran PG Rejo Agung Baru, para mitra, petani tebu, dan ribuan masyarakat Madiun.
"Pemilihan pagelaran wayang kulit ini adalah untuk melestarikan budaya bangsa yang penuh nilai-nilai luhur," ungkap Rektor Universitas Pancasila itu.
Baca juga : Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2024, KSP Pastikan Kota Bitung Aman
Ia pun menjelaskan, pada pagelaran tersebut dipilih cerita Pandawa Jaya Binangun karena cerita ini menggambarkan kerja keras, perjuangan, kepemimpinan dan ketaatan.
Mengalahkan rasa takut dan pesimisme, namun juga penghormatan kepada para sesepuh, sehingga membuahkan kemenangan.
"Cerita diambil dari pertengahan perang Baratayudha. Bagian ini menarik karena percakapan antara Krisna dengan Arjuna diabadikan dalam Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan) yang berisi ajaran-ajaran kemanusiaan yang sangat universal, termasuk ajaran kepeminpinan Hasta Brata," terangnya.
Baca juga : Jakarta Fair Kemayoran 2024 Buka 33 Hari Mulai 12 Juni
Diketahui, pagelaran ini juga dimeriahkan oleh artis dan pesinden nasional dan Mas Gareng dari Semarang yang sangat terkenal, dan dalangnya seorang dosen pewayangan dari Institut Seni Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya