Dark/Light Mode

Disaksikan Prabowo Dan Xi Jinping

Airlangga-Mendag China Teken MoU Blue Economy

Senin, 11 November 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Perdagangan China (MOFCOM), Wang Wentao. Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Perdagangan China (MOFCOM), Wang Wentao. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
“Sektor kelautan juga memi­liki fungsi yang sangat strategis dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, sebagaimana ditargetkan oleh Presiden Prabo­wo,” tegas Airlangga.

Kerja sama dengan China ini bakal menjadi langkah awal me­manfaatkan potensi dari laut Nu­santara. Melalui MoU ini, Indonesia dan China juga sepakat memperce­pat transisi menuju ekonomi hijau rendah emisi dengan meningkatkan investasi dalam teknologi hijau. Dan mempromosikan inovasi teknologi kelautan, green carbon, serta upaya rendah emisi.

“Kerja sama dalam MoU ini akan melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda). Sektor swasta, lembaga penelitian, lembaga keuangan, dan pelaku bisnis, un­tuk menjajaki berbagai peluang kerja sama antara kedua negara,” tegas Airlangga.

Baca juga : Ayo, Kita Bersihkan Dan Keruk Saluran Air

Ketua Asosiasi Analis Kebi­jakan Indonesia (AAKI) Trubus Rahardiansyah menilai, ada po­tensi untung dan rugi Indonesia melakukan kerja sama ekonomi dengan China.

Untungnya, kata dia, China banyak menerima produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Ini membuat China jadi salah satu negara tu­juan ekspor terbesar Indonesia.

“Ini sangat menguntungkan bagi Indonesia dari sisi ekono­mi,” kata Trubus kepada Rakyat Merdeka, Minggu (10/11/2024).

Baca juga : Brighton Vs Manchester City 2-1, City Perpanjang Rekor Kekalahan

Sementara ruginya, kata Tru­bus, banyak juga barang China yang masuk ke Indonesia dengan harga sangat murah. Ini mendatangkan kerugian bagi pengusaha dalam negeri, karena barang dagangannya kalah saing dengan barang China.

“Solusinya, UMKM dan pengusaha lokal harus meningkatkan daya saing produk yang mereka buat. Dengan begitu, akan ada persaingan yang sehat,” ujarnya.

Untuk kerja sama di sektor ekonomi biru, menurut Trubus, dalam beberapa tahun ke depan baru bisa dirasakan manfaatnya.

Baca juga : Putri Trump Trauma Ditinggalkan Teman

“Sudah seharusnya dimulai dari sekarang, karena seluruh dunia mulai menerapkan ini. Kita bisa tertinggal kalau tidak menerapkan dari sekarang,” ingatnya. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Senin, 11 November 2024 dengan judul "Disaksikan Prabowo Dan Xi Jinping, Airlangga-Mendag China Teken MoU Blue Economy"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.