Dark/Light Mode

Sinergi Dengan Kementrans

Rosan Genjot Investasi Kawasan Transmigrasi

Rabu, 20 November 2024 07:00 WIB
BKPM dan Kementrans sepakat membuka peluang investasi di kawasan transmigrasi seluas 3,1 juta hektare. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
BKPM dan Kementrans sepakat membuka peluang investasi di kawasan transmigrasi seluas 3,1 juta hektare. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

 Sebelumnya 
Mantan Duta Besar Indonesia di Amerika Serikat itu mencontohkan, pembangunan pabrik di daerah transmigrasi membutuhkan waktu dua tahun. Selama masa pembangunan sampai selesai, mereka sudah dimintai melakukan upskilling dan reskilling para pekerja di daerah tersebut.

Iftitah menjabarkan peluang kolaborasi yang dapat dijalankan oleh kedua kementerian. Khususnya dalam pengembangan ekonomi di daerah transmigrasi.

Baca juga : Dewan Restui Tarif Air PAM Naik, Untuk Menengah Atas

“Kami, kementerian yang kaya. Kami memiliki sekitar 153 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Dari 153 kawasan itu, kami memiliki sekitar 1,3 juta hak pengelolaan lahan,” ujar Ifititah.

Lahan-lahan tersebut, kata dia, akan diberdayakan. Tidak hanya dimanfaatkan oleh para transmigran, tapi juga untuk perkembangan ekonomi baru.

Baca juga : Tim Matador Kokoh Di Puncak Klasemen

Selain hal tersebut, dia dan Rosan juga sepakat meningkatkan keterampilan tenaga kerja di kawasan transmigrasi.

“Salah satu kekuatan kami adalah tenaga kerja. Tapi memang di beberapa tempat masih belum memiliki skill yang sesuai. Tentu akan ada komitmen untuk itu,” pungkas Iftitah. NOV

Baca juga : Badminton China Masters 2024, Jojo Pulangkan Kean Yew

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 20 November 2024 dengan judul "Sinergi Dengan Kementrans, Rosan Genjot Investasi Kawasan Transmigrasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.