Dark/Light Mode
RI-Kanada Teken MoU Sektor Energi
Bahlil Optimistis Potensi Kerja Sama Bidang Nuklir
Sebelumnya
“Kami memiliki PLTA di Kalimantan (sungai Kayan) sebesar 12 gigawatt dan di Papua sebesar 23 gigawatt. Ini peluang besar untuk mendukung transisi energi,” tuturnya.
Selain itu, Bahlil juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi canggih dan harga yang terjangkau.
“Teknologinya boleh bagus, tapi harganya jangan terlalu mahal. Kami mencari solusi yang seimbang agar teknologi bisa diterapkan dengan nilai ekonomis yang bijak,” harapnya.
Baca juga : Erick Thohir Pastikan Tidak Bebani Keuangan Maskapai
Melalui penandatanganan MoU ini, Indonesia dan Kanada diharapkan dapat memperkuat sinergi mendorong transisi energi berkelanjutan.
Kerja sama ini adalah langkah awal yang baik untuk mempercepat transformasi energi.
“Dengan kolaborasi yang erat, saya yakin kedua negara dapat saling bertukar teknologi dan mencapai target bersama,” imbuhnya.
Baca juga : Warga Geram Pelanggaran Lalu Lintas Berujung Maut
Mary Ng menegaskan dukungan Kanada terhadap transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
“Komitmen ini termasuk pendanaan iklim global kami sebesar 5,3 miliar dolar Kanada. Termasuk Indonesia selama lima tahun terakhir,” ujar Mary.
Sebagai bagian dari pendanaan ini, sambung Mary Ng, Kanada mendukung proyek-proyek utama dengan Bank Pembangunan Asia. Seperti pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla di Sumatera Utara dan pembangkit listrik Tenaga Angin dan Surya di Sulawesi Selatan dan Lombok. DIR
Baca juga : Awas, Gangguan Tim Setan Merah
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 4 Desember 2024 dengan judul "RI-Kanada Teken MoU Sektor Energi, Bahlil Optimistis Potensi Kerja Sama Bidang Nuklir"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.