Dark/Light Mode

Harbolnas 2024, idEA Bidik Penjualan Rp 40 T

Sabtu, 7 Desember 2024 16:48 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 di Main Atrium, The Park Pejaten, Jumat (6/12/2024). Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 di Main Atrium, The Park Pejaten, Jumat (6/12/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 resmi diluncurkan, Jumat (6/12/2024) di Main Atrium, The Park Pejaten. Harbolnas merupakan inisiatif bersama yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah, pelaku e-commerce, dan UMKM, untuk mendorong transaksi online dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Acara yang telah memasuki tahun ke-13 ini membawa semangat baru dengan dukungan besar dari Pemerintah dan berbagai kementerian.

Seperti Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata, dan Kemenko UMKM.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Hilmi Adrianto mengatakan, Harbolnas tahun ini akan berlangsung selama tujuh hari. Lebih lama dibandingkan tiga hari pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga : Kuartal lll-2024, Hasnur Internasional Shipping Cetak Pendapatan Rp 292 Miliar

"Tahun lalu, nilai penjualan Harbolnas mencapai Rp 25,7 triliun, meningkat dari Rp 22,7 triliun pada tahun sebelumnya. Tahun ini, kami optimis target nilai penjualan bisa mencapai Rp 40 triliun," cetus Hilmi.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mendukung UMKM dengan membeli produk-produk lokal selama Harbolnas.

"Mari membeli dan memakai produk kita sendiri untuk kesejahteraan bersama," pesannya.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Harbolnas memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Terutama dalam sektor digital dan e-commerce.

Baca juga : MotoGP Thailand 2024, Ducati Kunci Gelar Juara Tim

"Pada 2023, sektor digital meningkat 13 persen dengan nilai mencapai Rp 80 miliar, yang didominasi oleh e-commerce sebesar Rp 65 miliar. Ini menunjukkan daya beli masyarakat masih kuat, khususnya untuk produk FMCG (Fast Moving Consumer Good) dan barang teknologi," urai Airlangga.

Selain itu, Harbolnas juga berkontribusi pada penguatan sektor pariwisata dengan mendorong penjualan tiket dan program promosi untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Tidak ada yang berlibur tanpa belanja, dan tidak ada yang belanja tanpa liburan. Keduanya saling berkaitan," kata mantan ketua umum Partai Golkar ini.

Harbolnas akan dilanjutkan dengan program Bina #BelanjadiIndonesiaAja pada 20-29 Desember, yang menampilkan kampanye EPIC Sale (Every Purchase Is Cheap). Dalam program ini, 80 ribu outlet akan memberikan diskon besar-besaran, bekerja sama dengan perbankan dan pelaku usaha lainnya.

Baca juga : Debat Perdana Pilgub NTB 2024, Iqbal-Dinda Puji Penurunan Kemiskinan Era TGB

"Harapan kami, Harbolnas dan program lanjutan ini akan mendongkrak daya beli konsumen serta memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal keempat," tutur Airlangga.

Plt Dirjen Komunikasi Publik dan Media Molly Prabawaty turut menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur selama Harbolnas. Seperti meningkatkan kapasitas operasional penyedia logistik dengan menambah armada dan personel untuk memastikan pengiriman cepat dan tepat waktu, termasuk menawarkan diskon hingga gratis ongkir.

Di sisi lain, operator telekomunikasi memperkuat jaringan dan bandwidth untuk mengatasi lonjakan trafik, sementara platform e-commerce mengoptimalkan aplikasi seluler agar lebih responsif. Beberapa operator juga menawarkan promosi pulsa dan paket data khusus untuk mendukung kelancaran belanja online.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.