Dark/Light Mode

Bentuk Satgas Nataru 2025

Pertamina Siaga 24 Jam Layani Kebutuhan Energi

Jumat, 20 Desember 2024 07:05 WIB
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai kesiapan Pertamina dalam menjamin ketersediaan BBM jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 mendatang. Kegiatan ini berlangsung di SPBG Pondok Ungu, Bekasi, Kamis (19/12/2024).
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai kesiapan Pertamina dalam menjamin ketersediaan BBM jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 mendatang. Kegiatan ini berlangsung di SPBG Pondok Ungu, Bekasi, Kamis (19/12/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 untuk melayani kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia. Satgas ini akan mengawal ketersediaan minyak dan gas bumi (migas) selama 24 jam.

Masa tugas Satgas Nataru Pertamina 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fad­jar Djoko Santoso memastikan, Pertamina Group siap melayani masyarakat dalam merayakan momen liburan. Satgas Nataru bertugas di seluruh lini operasio­nal, mulai dari hulu hingga hilir.

“Pertamina siaga 24 jam me­lalui Pertamina Digital Hub untuk menjamin pasokan energi, hingga menjaga kelancaran distribusi energi dengan dukungan dan ker­ja sama dengan instansi terkait,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Baca juga : Tahun 2025, Bye-bye Impor Gula Dan Garam

Di sisi hulu, Subholding Up­stream Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama anak usahanya, terus menjaga produksi migas (minyak dan gas) sesuai dengan tar­get. PHE menjaga total produksi migas mencapai 1 juta barel, se­tara minyak per hari (Barrel Oil Equivalent Per Day/BOEPD).

PHE berkomitmen penuh dalam menjaga supply Migas selama periode Nataru. Untuk Minyak, PHE Siagakan 25 Titik Serah Domestik via Kapal, 15 Titik Serah Domestik via Pipa & Trucking, dan 112 Pembeli/Perjanjian Jual Beli Gas.

“Dari sisi operasi, SHU (Subholding Hulu) menyiagakan Emergency Response Orga­nization (ERO), Personel Sia­ga Non-Emergency, Penerapan Fit To Work (FTW), serta Pengelolaan Logistik Pendukung,” rincinya.

Sementara dari sektor Kilang, melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyiapkan stok minyak men­tah untuk 17 hari.

Baca juga : DKI Salurkan Makanan Dan Operasikan Perahu

“Kapasitas pengolahan ditar­getkan 930 ribu barel per hari. KPI membentuk satgas di 6 kilang pertamina untuk memas­tikan keamanan dan keandalan produksi,” ungkap Fadjar.

Dari sisi distribusi, melalui Subholding Integrated Marine & Logistics PT Pertamina In­ternational Shipping (PIS) telah menyiapkan 314 armada kapal selama Satgas Nataru 2024-2025. PIS juga menyiapkan 12 ka­pal backup di luar tonase reguler.

Fadjar memastikan, secara nasional stok BBM (Bahan Ba­kar Minyak), LPG (Liquified Petroleum Gas) dan Avtur saat ini dalam kondisi aman. Dan seluruh infrastruktur siap memberikan layanan. Infrastruktur itu, yakni 7.786 SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), 6.802 Pertashop, 414 SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan), 55 SPBB (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker), 6.478 Agen LPG, 754 SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) dan 156 Agen Minyak Tanah.

Selama periode Satgas Nataru, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai Subholding Commercial & Trading telah menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial.

Baca juga : Hellas Verona Vs AC Milan, Ambisi Rossonerri Duduk Di Tiga Besar

Hal ini meliputi jalur tol, jalur wisata dan jalur lintas utama berupa SPBU Siaga, Agen Mi­tan Sigan dan Outlet LPG Siaga seperti 56 Kiosk Layanan BBK (BBM Kemasan), 207 Mobil Tangki Standby& 245 Motorist.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.