Dark/Light Mode

Komit Dukung KUR Untuk Pekerja Migran, BNI Guyur Rp 900 Miliar Sejak 2015

Kamis, 9 Januari 2025 15:45 WIB
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar. Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar. Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menjadi mitra utama pemerintah dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sejak 2015, BNI mencatatkan total penyaluran KUR PMI sebesar Rp 900 miliar, dengan lebih dari 48 ribu debitur yang terbantu. 

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan bagi PMI, sehingga mereka bisa memulai usaha dengan lebih mudah sebelum dan setelah bekerja di luar negeri.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar memastikan dukungan BNI bagi Pekerja Migran Indonesia akan terus dilakukan. “Sejalan dengan program Pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi pekerja migran,” kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar dalam keterangannya, yang diterima RM.ID, Kamis (9/1).

Baca juga : Kasus Pencemaran Nama Baik, ABC News Setuju Bayar Rp 239,84 Miliar Ke Trump

Sebagai bank dengan jaringan global terbesar di Indonesia, BNI menjadi salah satu lembaga keuangan yang aktif menyalurkan KUR kepada PMI, dengan Taiwan menjadi kontributor terbesar, diikuti Jepang, Hong Kong, dan Singapura. 

Realisasi penyaluran KUR pada 2024 mencapai Rp 25 miliar bagi lebih dari 900 debitur. Bunga KUR yang dibayarkan oleh PMI sesuai yang telah ditetapkan Pemerintah yakni sebesar 6 persen per tahun.

Penyaluran KUR PMI oleh BNI mengacu kepada ketentuan pemerintah maupun peraturan kementerian atau badan terkait serta analisa perbankan. Royke berharap, adanya dukungan regulasi termasuk dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) dalam mengoptimalkan penyaluran KUR PMI ke depan.

Baca juga : Le Minerale Dukung Ribuan Pelari Di Ajang Borobudur Marathon

”Isu yang membutuhkan dukungan KPPMI antara lain menjadikan KUR sebagai pilihan utama sumber pembiayaan pra penempatan dan penegasan ketentuan zero cost di negara penempatan PMI,” tutur Royke.

Ia menekankan, KUR adalah bukti nyata hadirnya BNI sebagai saluran yang memudahkan PMI mendapatkan layanan keuangan. “Potensi pemberangkatan PMI ke depan cukup besar, sehingga penyaluran pembiayaan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

BNI juga turut memberdayakan PMI dengan berbagai program edukasi dan pelatihan. Pada 2024, BNI menyelenggarakan edukasi keuangan bagi PMI di Hong Kong dan memberikan beasiswa untuk PMI di Universitas Terbuka. Selain itu, BNI mendukung UKM dengan kegiatan business matching dan memperkenalkan produk-produk unggul ke pasar internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.