Dark/Light Mode

Diyakini Perkuat Ekonomi Nasional, Pengusaha Dukung Program MBG

Minggu, 12 Januari 2025 18:13 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha menyambut baik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan per Januari tahun ini. Program ini diyakini bakal memperkuat perekonomian Indonesia.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, dengan alokasi anggaran Rp 71 triliun, program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi domestik melalui pemberdayaan UMKM dan pemanfaatan hasil produksi pangan dalam negeri.

"Kadin Indonesia melihat potensi besar program ini untuk menyerap ribuan UMKM ke dalam ekosistemnya, sehingga mampu mendorong UMKM naik kelas dan meningkatkan daya saing mereka di pasar," kata Yukki, seperti keterangan yang diterima RM.id, Sabtu (11/1/2025).

Kadin Indonesia juga menilai, program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan lapangan kerja, terutama karena melibatkan rantai pasok yang panjang mulai dari sektor pertanian, pengolahan, hingga distribusi.

Hal ini akan menciptakan banyak peluang kerja baru yang dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Baca juga : Pekan Pertama 2025, Komdigi Sudah Menindak Puluhan Ribu Akun Judol

Selain itu, peningkatan permintaan terhadap produk pertanian lokal juga akan menjadi keuntungan besar bagi para petani.

Program ini membantu meningkatkan pendapatan mereka, serta memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

"Dari sudut pandang dunia usaha, keberhasilan program MBG tidak hanya dilihat dari dampak ekonominya dalam jangka pendek, tetapi juga manfaat jangka panjang dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia," tutur Yukki.

Dengan pemenuhan gizi yang lebih baik, SDM yang lebih sehat dan produktif dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"Karena itu, kami optimis bahwa program ini, jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan, akan memberikan hasil yang nyata dan positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan," jelasnya.

Baca juga : Bersama Prabowo, PKB Siap Kawal & Dukung Program Prioritas Nasional

Program MBG menelan dana hingga Rp 400 triliun saban tahun adalah sebuah keniscayaan.

Kendati pemerintah telah mencanangkan anggaran Rp 71 triliun untuk tahun ini, nyatanya budget tersebut diperkirakan hanya akan mencukupi hingga Juni mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, program BGM membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 140 triliun agar tetap berjalan hingga akhir tahun.

Artinya, sepanjang 2025, program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, itu bakal menelan dana sedikitnya Rp 210 triliun.

“Tambahan anggaran sebesar Rp 140 triliun yang diajukan pada Juni mendatang direncanakan untuk mendanai program MBG dari Juli hingga Desember 2025,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Baca juga : Perkuat Komoditas Pangan, Pertamina Dukung 13 Kelompok Perhutanan Sosial

Zulhas juga membocorkan, mulai tahun depan-lah program BGM bakal menghabiskan dana hingga Rp 400 triliunan.

Untuk 2026 misalnya, agar program ini berjalan setahun penuh dari Januari hingga Desember, Zulhas mengatakan pemerintah kudu menggelontorkan duit Rp 420 triliun. Pengeluaran dana sebesar itu disebut bakal konsisten terjadi saban tahun.

“Bayangkan, belanja makanan sebesar itu setiap tahun. Ini tentu memerlukan upaya yang sangat besar,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.