Dark/Light Mode

IREI Gelar Talkshow Navigating the Future Landscape of Indonesias Real Estate

Senin, 13 Januari 2025 23:53 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Standardisasi pembangunan Indonesia dinilai masih perlu pembenahan lebih dalam sebagai bentuk tanggung jawab yang lebih dari sekadar “membangun”.

Kesadaran dalam peningkatan kualitas SDM adalah tonggak utama dalam pembangunan, namun seperti apa idealnya?

IREI atau Indonesia Real Estate Institute sebagai lembaga edukasi real estate, menggelar acara Talkshow dengan tema “Navigating the Future Landscape of Indonesia’s Real Estate” dimana sekaligus melakukan peresmian IREI yang diprakarsai oleh beberapa tokoh akademisi dan real estate.

Di antaranya, Ruslan Prijadi (Profesor dari Universitas Indonesia), Johannes Widodo (Profesor dari National University of Singapore), Bayu Utomo (Strategic Real Estate Advisor), Andra Matin (arsitek dan founder of Andramatin) dan Linda T. Wijaya sebagai Estate Entrepreuner & Practitioner.

Indonesia Real Estate Institute merupakan lembaga yang didedikasikan untuk unggul dalam pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesional di bidang real estate.

Baca juga : CIMB Niaga Gelar Program Pelatihan Untuk Ratusan UMKM Di Indonesia Timur

Didirikan dengan komitmen untuk membentuk masa depan industri real estate dengan visi menyediakan pengetahuan modern, pengalaman belajar yang adaptif, dan menumbuhkan budaya perbaikan berkelanjutan untuk membekali individu dengan kebijaksanaan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk perkembangan real estate yang terus berkembang.

Dalam peresmian IREI lalu, Bayu Utomo menyampaikan tentang integritas berkelanjutan pada pengembangan real estate baik moral dan strategi bisnis yang cerdas itu harus menjadi pilar utama sebagai harmonisasi antara manusia dan alam.

Hal ini juga diperkuat dengan materi Ruslan Prijadi tentang fokus pembangunan Green Financing yang ideal untuk diterapkan pada investasi proyek yang ramah lingkungan secara berkelanjutan.

Yakni, dengan menggunakan tenaga terbarukan, efisiensi sumber daya alam, green building, transportasi rendah emisi, hingga pemberdayaan limbah sebagai syarat ideal real estate.

Tidak hanya itu saja, Andra Matin mengatakan, hal utama adalah etika dalam pembangunan. Penting untuk menetapkan value dalam membangun sebuah hunian.

Baca juga : BSI Maslahat Launching Rumah Quran Bina Santri Indonesia Di Solo

“Alam dan lingkungan harus harmonis,” tuturnya.

Masalah paling banyak ditemukan adalah perumahan yang tertutup, sehingga menimbulkan kesulitan dalam mengakses terhadap kebutuhan sehari-hari.

Rasanya ini bisa menjadi materi khusus tentang pemahaman perencanaan tata kelola yang efektif.

Dalam studi kasus lain pada talkshow lalu, Profesor Johannes Widodo juga mengatakan, Indonesia sebenarnya bisa dan mampu untuk menerapkan Positive Energy dengan pola pembangunan tanpa merusak alam sekitar, kesadaran ini yang memang menjadi tantangan besar untuk pembangunan Indonesia, tapi optimisme tetap harus ditanamkan.

IREI ini akan menjadi tempat yang tidak hanya pendidikan teori saja, namun juga menjadi tempat untuk praktek lapangan langsung dan diskusi kritis sebagai langkah implementasi sebuah perubahan.

Baca juga : Di Tanah Suci, Menag Minta Jemaah Umrah Doakan Indonesia & Perjuangan Palestina

“Critical Thinking adalah langkah untuk perubahan, karena tanpa adanya Critical Thinking maka tidak akan ada namanya sebuah perubahan, nantinya partisipan IREI akan mempraktekan sebuah materi dari studi lokasi kawasan, mempelajari tata kelolanya, hingga kegagalan-kegagalan yang ada untuk pembekalan dan mindset yang baru,” ungkap Johannes Widodo.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi IREI dalam melahirkan SDM yang unggul di dunia real estate, Linda T. Wijaya sebagai Founder IREI ini mengatakan, IREI diharapkan mampu melahirkan para tokoh-tokoh hebat dalam pembangunan real estate yang berpegang teguh pada Integritas pengembangan bisnis yang bermoral.

Diingatkannya, tanggung jawab IREI tidak hanya memberikan kenyamanan saja namun selalu mengangkat “value” yang seimbang untuk people, nature and society sebagai syarat ideal real estate yang berkelanjutan.

“Saya bersama para praktisi profesional yang memprakarsai IREI ini akan memberikan karya perubahan dalam kemajuan real estate Indonesia dengan membangun yang baru, bukan berarti melupakan yang lama,” tutup Linda.

IREI sebagai lembaga akademi real estate ini akan memberikan pelatihan spesifik seperti planning and development, marketing and management, finance and investment, energy and sustainability and technology.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.