Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gelar Latihan Gabungan Militer Di Surabaya
Amerika Dan Indonesia Tunjukin Kemesraan
Kamis, 29 Agustus 2024 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan latihan militer bersama pasukan militer Amerika Serikat (AS) pada 26 Agustus-6 September 2024. Upacara pembukan berlangsung di Pangkalan Udara Angkatan Laut Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Latihan ini menunjukkan mesranya hubungan kedua negara.
Latihan tersebut digelar di tiga lokasi, yakni Pusat Latihan Tempur 5 Marinir di Karang Tekok Pantai Banongan di Situbondo, Jawa Timur, Pusat Latihan Tempur TNI AD di Baturaja Bengkok Alas, Sumatera Selatan dan Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Kodam V/Brawijaya di Asembagus Situbondo, Jawa Timur.
Super Garuda Shield merupakan latihan militer tahunan terbesar antara AS dan Indonesia. Latihan gabungan ini awalnya dilakukan sebagai pertukaran informasi dan pelatihan antara AS dan Indonesia pada 2006 dengan nama Garuda Shield.
Sejak 2022, latihan ini telah diperluas dengan melibatkan negara-negara mitra. Tahun ini, personel militer dari Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Inggris dan Selandia Baru turut berpartisipasi.
Baca juga : Rehan Dan Lisa Melaju Mulus
Dua belas negara tambahan hadir menjadi pengamat latihan ini, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Fiji, Jerman, Belanda, India, Papua Nuguni, Filipina, Arab Saudi, Thailand, Vanuatu dan Brazil.
“Setiap aspek dari Super Garuda Shield tahun ini menantang kita untuk bekerja sama secara kolektif dan mencapai tujuan pelatihan ini,” terang Kepala Staf dan Komandan Garda Nasional Udara Hawaii Mayjen Joseph R Harris II dalam keterangan Kedutaan AS di Jakarta, Senin (26/8/2024).
Dia berharap, semua peserta memanfaatkan peluang ini untuk pertukaran profesional dan budaya.
Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsekal Muda Widyargo Ikoputra menambahkan, Super Garuda Shield 2024 merupakan sarana untuk menciptakan dan membangun rasa saling percaya di sektor militer, memperkuat hubungan bilateral antarmiliter dan hubungan multilateral.
Baca juga : Wahana Rusak, Penumpang Terjebak Di Ketinggian 74 M
Latihan ini memperlihatkan kemitraan yang langgeng antara seluruh negara yang terlibat.
Menurut data Kantor Kerja Sama Pertahanan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, latihan gabungan melibatkan sekitar 5.500 pasukan dari sejumlah negara. Sekitar 2.500 di antaranya personel militer AS.
Latihan militer gabungan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan pertahanan AS-Indonesia sesuai Pengaturan Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Arrangement) dalam mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Termasuk dengan meningkatkan kemampuan Pemerintah dari negara peserta untuk bertukar data secara aman dan otomatis tanpa memandang batas geografis, politik atau organisasi.
Para prajurit dari negara-negara mitra akan terlibat dalam berbagai pelatihan. Seperti operasi lintas udara, operasi amfibi dan pertukaran informasi operasi. Pelatihan juga akan mencakup Latihan Siber.
Latihan ini dimulai dengan pertukaran akademik dari para ahli dan lokakarya pengembangan profesional, diikuti oleh latihan komando dan kendali, latihan lapangan gabungan dan diakhiri latihan tembak langsung.
Latihan dan keterlibatan rutin dengan sekutu dan mitra berperan penting dalam membina kerja sama sipil-militer, meningkatkan kesiapsiagaan darurat dan meningkatkan kemampuan respons bilateral.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 29 Agustus 2024 dengan judul Gelar Latihan Gabungan Militer Di Surabaya, Amerika Dan Indonesia Tunjukin Kemesraan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya