Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bentuk Danantara, Prabowo Ingin Tarik Banyak Investasi
Rabu, 15 Januari 2025 16:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono menjelaskan, alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurutnya, Presiden ingin menarik banyak investasi.
"Jadi Pak Presiden itu merasa, dan saya pun mendukung. Poinnya ini, kita itu banyak sekali aset-aset BUMN," kata Thomas di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Baca juga : Sidarto: Butuh Perantara
Menurut Thomas, ide superholding bukan hal baru di BUMN, termasuk menjadi cikal Mind ID dan InJourney. "Nah, ini kan mau disatukan. Cuma disatukan bukan untuk asetnya sih. Tapi bagaimana, Pak Presiden selalu mengingatkan pola Temasek," sebut dia.
Prinsipnya, kata dia, Prabowo ingin meningkatkan dengan meraup sebanyak mungkin investor. Dia meyakini hal ini dapat mendukung proyek-proyek strategis, seperti hilirisasi.
Baca juga : Pengamat: Danantara Bisa Jadi Pilar Penting Perekonomian Nasional
Pengamat BUMN, Herry Gunawan mengatakan, jika ingin meniru Temasek, Pemerintah harus membiarkan Danantara berjalan independen. "Danantara harus memiliki struktur yang memisahkan fungsi politik dari operasional. Hanya dengan begitu, ia bisa menjadi mesin ekonomi yang andal," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya