Dark/Light Mode

Raih Predikat Best of The Best, Pupuk Kaltim Borong 11 Penghargaan IGA 2025 

Minggu, 26 Januari 2025 13:58 WIB
Pupuk Kaltim meraih predikat Best of The Best IGA 2025 dari La Tofi School of Social Responsibility, sebagai pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam bidang lingkungan hidup. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim meraih predikat Best of The Best IGA 2025 dari La Tofi School of Social Responsibility, sebagai pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam bidang lingkungan hidup. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meraih predikat Best of The Best Indonesia Green Award (IGA) 2025, dari La Tofi School of Social Responsibility, sebagai pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam bidang lingkungan hidup.

Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono mengatakan, ada 11 kategori penghargaan yang berhasil diraih tahun ini sebagai hasil dari dedikasi seluruh elemen Pupuk Kaltim, yang telah bekerja keras mewujudkan visi perusahaan sebagai entitas yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Hal ini pun, kata Teguh, menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi lingkungan hingga masyarakat.

Teguh menambahkan, program Roadmap CSR Pupuk Kaltim untuk Keberlanjutan Lingkungan, dirancang untuk menciptakan strategi berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam seluruh kegiatan perusahaan.

Menurutnya, dengan pendekatan sistematis, roadmap ini menjadi acuan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait lingkungan hidup.

"Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kepemimpinan perusahaan dalam inovasi lingkungan. Tetapi, juga upaya strategis Pupuk Kaltim dalam mengedepankan pendekatan strategis dan kolaboratif untuk menjadi pelopor keberlanjutan di Indonesia," ujar Teguh, melalui keterangannya, Minggu (26/1/2025).

Teguh menambahkan, seluruh upaya yang berkaitan dengan lingkungan dilaksanakan Pupuk Kaltim secara terukur sesuai prinsip Environment, Social dan Governance (ESG), sehingga pelaksanaan program mampu berjalan dengan lebih optimal.

Contohnya dalam menghitung jejak karbon, dilaksanakan melalui kajian analisis daur hidup (Life Cycle Assessment) untuk pengurangan dampak carbon footprint.

Baca juga : Promosi Wisata, Pemprov Kaltim Gelar Maratua Run 2025,

 Lebih lanjut Teguh mengatakan,  langkah ini mencakup penghitungan jejak karbon dari seluruh proses operasional perusahaan, mulai dari produksi hingga distribusi.

Lalu, data yang diperoleh digunakan untuk merancang berbagai langkah pengurangan emisi dengan lebih efektif.

Sementara dari sisi Pengorganisasian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, pihaknya mengedepankan strategi efektif untuk pencapaian target PKT Emas, sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk masa depan berkelanjutan.

Pada gagasan ini, perseroan menginisiasi berbagai program keberlanjutan yang sejalan dengan misi Perusahaan sebagai pelopor industri hijau di Indonesia.

"Salah satunya program Community Forest yang dijalankan secara bertahap, melalui penanaman berbagai jenis bibit pohon dengan target 10 juta pohon di tahun 2030," kata Teguh.

Hal ini juga untuk meningkatkan daya dukung lahan dari sebelumnya tidak produktif untuk dimanfaatkan kembali agar menghasilkan. Selain itu, kategori lain yang mengantarkan

Pupuk Kaltim meraih penghargaan tahun ini yakni, pengembangan wisata konservasi alam pada program Ecowisata Mangrove Telok Bangko, yang mengintegrasikan konservasi mangrove dengan pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Teguh menambahkan, selain melestarikan ekosistem mangrove, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada pengelola program.

Baca juga : Pertamina Trans Kontinental Borong 6 Penghargaan di Indonesia Green Awards 2025

Selanjutnya, untuk penanganan sampah plastik, melalui program “MUDAH Kelola Sampah”, berfokus pada pengelolaan sampah plastik secara terintegrasi, mulai dari edukasi masyarakat hingga penerapan teknologi daur ulang yang inovatif.

Selain itu, program Produktivitas Pertanian Meningkat Badan Air Selamat, yang bertujuan untuk melindungi sumber daya air melalui pendekatan berbasis komunitas, seperti pengelolaan lahan pertanian yang ramah lingkungan dan efisiensi penggunaan air.

Sedangkan, untuk bidang operasional pabrik, tahun ini pihaknya mengusung inovasi Megaclean di Utility Pabrik-2, yang menekankan efisiensi energi dan penggunaan energi baru terbarukan.

Teguh menambahkan, teknologi yang diterapkan pada program ini berhasil menekan konsumsi energi secara signifikan, sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca dari aktivitas produksi.

"Dari sisi pengembangan keanekaragaman hayati, kami menggunakan Bottom Ash untuk media terumbu buatan. Hal ini tidak hanya upaya memanfaatkan limbah industri secara kreatif, tetapi juga mendukung pelestarian ekosistem bawah laut," ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tahun ini tak lepas dari peran Pupuk Kaltim dalam memanfaatkan energi terbarukan, melalui Generating Renewable Energy and Efficient Charging for Green Electric Public Transportation (GREEN GEAR).

Program ini, memanfaatkan energi terbarukan untuk mendukung transportasi kendaraan operasional perusahaan, berupa kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.

Begitu juga, program Pertanian Kompos Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA), mengajarkan masyarakat untuk mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim.

Baca juga : Patra Jasa Borong 3 Penghargaan TOP Digital Awards 2024

Teguh menambahkan, seluruh gagasan tersebut didukung inovasi berbasis digital, baik dalam menyebarkan informasi terkait pelestarian alam dan keberlanjutan, maupun yang sifatnya edukatif bagi masyarakat.

"Pemanfaatan teknologi  dimaksimalkan sebagai bentuk nilai tambah bagi program lingkungan yang digagas Pupuk Kaltim," ujarnya.

Teguh memastikan, seluruh inisiatif yang berjalan akan terus dimaksimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan secara kontinyu.

Terlebih, Pupuk Kaltim sebagai salah satu perusahaan dengan predikat industri hijau di Indonesia, memiliki komitmen dan tanggungjawab yang kuat terhadap keberlanjutan.

"Setiap program yang digagas selaras dengan langkah keberlanjutan, sebagai wujud implementasi prinsip ESG yang diusung Pupuk Kaltim," pungkas Teguh.        

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.