Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Grand Launching Super App Bale By BTN
BTN Kerek Layanan & Jaring Dana Murah
Senin, 10 Februari 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi meluncurkan Bale by BTN, Super App untuk meningkatkan layanan kepada nasabah. Inovasi digital ini diharapkan dapat menjaring potensi cuan di masa depan.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan, saat ini lebih dari 80 persen debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN adalah kaum milenial. Sehingga peluncuran Bale by BTN adalah langkah yang tepat untuk menjawab kebutuhan mereka.
“Digitalisasi menjadi suatu keharusan untuk bisnis perbankan. Karena itu kami grand launching Bale by BTN, super apps yang akan memberikan pengalaman baru bagi nasabah BTN,” ucap Nixon saat Grand Launching Bale di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (9/2).
Hadir dalam acara tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun dan Komisaris Utama BTN Chandra M Hamzah.
Nixon merinci, sampai saat ini yang sudah menjadi pengguna super apps Bale by BTN mencapai sebanyak 3,6 juta user dengan volume transaksi yang terus meroket. Yakni mencapai Rp 8 triliun per bulan.
“Kami menargetkan, akhir tahun ini BTN dapat mencatat 5 juta user Bale by BTN,” optimis Nixon.
Nixon mengisahkan arti di balik nama Bale, yang diambil dari kata balai, yang artinya rumah. Sehingga diharapkan, jika orang menyebut balai, akan ingat Bale by BTN.
Baca juga : Yuk, Cegah Penyaluran Bantuan Salah Sasaran
Bale by BTN merupakan inisiatif strategis perseroan untuk bisa lebih kompetitif lagi, dalam menjadikan BTN sebagai bank transaksional. Dengan hadirnya Bale by BTN, diharapkan dapat menarik lebih banyak dana murah ritel secara berkelanjutan. Dan juga mempermudah nasabah untuk memenuhi kebutuhannya secara digital.
Nixon bilang, berbagai fitur unggulan di Bale by BTN akan memudahkan nasabah untuk bertransaksi keuangan. Sehingga dengan kian meningkatnya kenyamanan nasabah dalam bertransaksi digital, diharapkan akan membantu peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel, serta pendapatan berbasis biaya (Fee Based Income).
Transformasi lainnya, sambung Nixon, adalah menyulap kantor cabang menjadi BTN Digital Store.
Jika sebelumnya nasabah membutuhkan waktu lebih dari 45 menit, kemudian berhasil dipersingkat menjadi 25 menit.
“Dan kini dengan kehadiran BTN Digital Store, buka rekening hanya butuh waktu 3 menit,” tutur Nixon.
Direktur Information Technology BTN Andy Nirwoto menjelaskan, untuk transformasi tersebut, perseroan telah merogoh kocek Rp 1 triliun. Dari jumlah itu, 30 persennya dipakai untuk menerapkan standar keamanan digital.
“Kami punya security operational center yang berpatroli tanpa henti untuk memeriksa jika ada anomali transaksi perbankan. Serta meng-hire pihak luar untuk berjaga-jaga,” terang Andi.
Baca juga : Masa Tinggal Dibatasi, Penghuni Rusun Resah
Thomas Wahyudi, Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Business BTN menambahkan, meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap platform digital BTN terlihat dari pencapaian positif Bale by BTN sejak masih bernama BTN Mobile.
Setiap bulan, imbuh Thomas, BTN mendapatkan 125.000 pengguna baru Bale by BTN.
“BTN telah bertransformasi sedemikian rupa, sehingga transaksi digitalnya mengalami quantum leap (lompatan yang signifikan),” ucap Thomas.
Menurut Thomas, di era digital, masyarakat mencari layanan yang dapat mengoptimalkan seluruh kebutuhan perbankannya.
Oleh sebab itu, semakin nasabah merasa nyaman bertransaksi melalui platform digital, maka akan semakin tinggi transaksi dan jumlah simpanan saldo di rekening tabungan.
Hal ini terlihat dari saldo tabungan, eDepo (deposito online), dan saldo merchant di Bale by BTN yang meningkat pada akhir 2024 dibandingkan tahun 2023.
Pada akhir Desember 2024, BTN mencatat peningkatan hampir 43 persen year on year (yoy) di saldo tabungan menjadi Rp 16,76 triliun, dari sebelumnya Rp 11,66 triliun.
Baca juga : Inter Vs Fiorentina, Misi Balas Dendam
Sementara saldo eDepo melonjak 103,84 persen yoy menjadi Rp 5,3 triliun dari sebelumnya Rp 2,6 triliun. Sedangkan saldo merchant naik 58,6 persen yoy menjadi Rp 2,49 triliun, dari sebelumnya Rp 1,57 triliun.
Thomas menyebut, mayoritas user aktif BTN Mobile didominasi oleh segmen milenial atau nasabah produktif yang memiliki penghasilan dan terbiasa melakukan transaksi menggunakan mobile banking.
Dengan adanya potensi pertumbuhan transaksi yang pesat, BTN berharap Bale by BTN dapat membantu masyarakat mengelola keuangan.
“Ini sejalan dengan visi kami yang baru, yaitu menjadi Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia,” ujar Thomas.
Sebagai informasi, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-75, bank dengan spesialisasi pembiayaan properti itu pagi harinya menggelar BTN Run di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Lebih dari 6.000 pelari ikut berpartisipasi dalam kategori 5K, 10K, dan Aquatlon.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya