Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Launching Hi By Hibank Targetkan 1 Juta Nasabah BaruÂ
Jumat, 21 Februari 2025 20:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Hibank Indonesia (Hibank), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meluncurkan aplikasi hi by hibank, dengan menyasar khusus nasabah di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Direktur Utama hibank Jenny Wiriyanto mengatakan, melalui aplikasi mobile banking tersebut, pihaknya memastikan kehadiran Hibank sebagai bank digital pertama yang fokus pada pemberdayaan UMKM.
“Kami optimis bisa menargetkan 1 juta nasabah baru sepanjang tahun ini. Diharapkan hi by hibank menjadi aplikasi transaksinya para pelaku UMKM,” ucap Jenny dalam peluncuran aplikasi tersebut di Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Dengan peluncuran ini, Jenny optimistis hi by hibank mampu mencatatkan pertumbuhan kredit UMKM sebanyak 7-8 persen di atas industri. “Caranya, kami masuk ke ekosistem rantai pasar UMKM atau berbasis komunitas,” ucapnya.
Jenny meyakini, keberadaan bank digital itu dan induknya akan saling melengkapi dalam menggarap segmen pasar yang belum tergarap. Khususnya menjangkau pelaku UMKM, dengan menyediakan fitur-fitur yang lebih lengkap.
“Hibank lebih ke supply chain. Fokus di bisnis FMCG (Fast-Moving Consumer Goods). Kalau yang belum tergarap oleh BNI, kami garap sama-sama, karena memang market-nya masih sangat besar,” ungkapnya.
Tercatat, sepanjang 2024, kinerja Hibank terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendekatan berbasis komunitas. Total aset sebesar Rp 17,8 triliun atau tumbuh 22 persen secara year on year (yoy).Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 33 persen yoy menjadi Rp12,6 triliun.
Baca juga : PSN Pantai Utara Tangerang Bisa Datangkan 10 Juta Wisatawan Per Tahun
Sementara pinjaman meningkat 75 persen yoy menjadi Rp 10,5 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) terjaga di level 0,8 persen.
Jenny menuturkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, yang telah berkontribusi lebih dari 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja di Tanah Air.
Namun, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari sistem pencatatan yang masih manual, kesulitan dalam mengakses teknologi, dan keterbatasan perencanaan yang berdampak pada kesulitan dalam memperoleh akses keuangan.
“Dengan berbagai fitur unggulan, aplikasi ini akan mendukung UMKM dalam meningkatkan literasi digital, perencanaan, pengelolaan usaha. Serta, mempermudah akses pendanaan dan promosi untuk memperbesar usaha mereka," ujarnya.
Jenny memastikan, kehadiran hi by hibank bertujuan untuk mempercepat digitalisasi UMKM di Indonesia, dengan menyediakan solusi teknologi yang efisien dan mudah diakses.
Pihaknya berharap lewat aplikasi hi by hibank bisa menjadikan UMKM terus terdigitalisasi, sehingga UMKM Indonesia mampu naik kelas, lebih berdaya, dan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
“Kami mengajak semua pihak, untuk bersama-sama melangkah maju mendukung UMKM Indonesia agar lebih siap, lebih berdaya, dan lebih kuat,” ujarnya.
Baca juga : Trump Hukum ICC Karena Targetkan Netanyahu
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan, peluncuran hi by hibank melengkapi transformasi digital BNI Group.
Sebelumnya, BNI telah memperkenalkan wondr by BNI pada Juli 2024 dengan tiga fitur utama. Yakni, insight, transaksi, dan growth. "Dengan kepemilikan 63,9 persen saham di Hibank, BNI menargetkan anak usaha ini sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang,” ucap Royke..
Melalui Hibank, sambung Royke, BNI Group dapat menjadi one stop solution untuk memenuhi kebutuhan keuangan di berbagai segmen bisnis, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Peluncuran hi by hibank menandai langkah besar dalam upaya digitalisasi UMKM di Indonesia,” ujarnya.
Dengan berbagai fitur inovatif dan dukungan penuh dari BNI Group, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi terpadu bagi pelaku UMKM untuk mengelola keuangan, mengakses pendanaan, dan mengembangkan bisnis secara lebih efisien.
Diketahui, dalam meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, Hibank menghadirkan fitur hi-literasi, sebuah program edukasi digital mengenai keuangan, investasi, dan pengelolaan bisnis.
Selain itu, terdapat fitur hi-chat yang memungkinkan pelaku usaha berkonsultasi dengan Relationship Manager digital untuk merencanakan keuangan bisnis mereka.
Baca juga : KPPMPI Saranin Presiden Bentuk Dewan Kelautan Nasional
Aplikasi ini juga menyediakan fitur hi-tung guna membantu perencanaan keuangan melalui kantong digital, hi-goal, dan hi-deposito.
Sementara itu, fitur hi-pos memungkinkan pencatatan transaksi harian yang dapat dianalisis untuk mendukung keputusan bisnis dan akses pembiayaan digital.
Dalam hal pendanaan, hi by hibank menghadirkan layanan hi-bijak dan hi-talang, yaitu pinjaman berbasis ekosistem digital dengan pendekatan rantai pasok.
Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan fitur hi-UMKM untuk meningkatkan operasional dan promosi bisnis mereka melalui integrasi dengan media sosial.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya