Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kebijakan Pemerintah tetap menggelar Program Mudik Gratis meski tengah melakukan efisiensi anggaran, merupakan langkah tepat. Sebab, penyelenggara mudik gratis meminimalisir risiko kecelakaan dan terbukti menggerakkan perekonomian daerah.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, masyarakat kerap melakukan mudik ke kampung halaman saat Lebaran, baik menggunakan kendaraan pribadi, maupun transportasi umum. Karena itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setiap tahun kerap menyelenggarakan kegiatan mudik gratis agar bisa memobilisasi pergerakan masyarakat dengan mengedepankan faktor keselamatan.
Selain itu, papar Djoko, kegiatan mudik memberi dampak positif untuk menggerakan ekonomi di daerah, termasuk jalur-jalur yang dilalui masyarakat.
“Misalnya terjadi peningkatan transaksi di pedagang, destinasi wisata, serta hotel,” ujar Djoko, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Djoko menuturkan, tahun ini Pemerintah melalui BUMN kembali mengadakan program mudik gratis, dengan bus, kereta api, kapal laut dan memberikan diskon tiket pesawat.
Baca juga : DKI Didorong Cegah Aksi Spekulasi Harga Pangan
Djoko yakin, masyarakat tetap antusias mudik atau berlibur ke destinasi wisata meski mempertimbangkan anggaran di tengah kondisi saat ini.
“Mereka tetap mudik walau dengan anggaran yang minimalis. Makanya, kelas bawah biasanya mudik dengan kendaraan yang hemat juga, seperti motor. Ini sangat berisiko,” ucapnya.
Untuk meminimalisir risiko, Djoko mendorong penambahan layanan angkutan umum, seperti kereta api, bus-bus di daerah dan kapal laut.
“Kalau harga tiket pesawat dinilai masih mahal, alternatifnya pilih kapal laut. Apalagi, kalau tujuannya ke luar Pulau Jawa. Ini tinggi juga peminatnya. Makanya, harus ditambah armadanya, rutenya. Jangan fokus di Jawa saja,” serunya.
Terpisah, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni siap mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis guna melayani ratusan ribu penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
Baca juga : Manchester United Vs Arsenal, The Gunners Makin Pede
Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, total kapasitas angkut untuk 25 kapal penumpang sebanyak 48.323 seat dan 11.889 seat untuk 30 kapal perintis.
“Gabungan kapasitas kapal penumpang dan perintis mencapai 60.212 seat dan ada 781.723 tiket yang disiapkan selama angkutan Lebaran,” ujar Tri melalui siaran pers, Sabtu (8/3/2025).
Ia memprediksi, puncak arus mudik kapal Pelni akan terjadi pada Rabu (26/3/2025). Sementara puncak arus balik, diproyeksikan terjadi pada Senin (7/4/2025).
Adapun untuk pelabuhan dengan keberangkatan terpadat, diprediksi akan terjadi di Makassar dan Balikpapan, dengan estimasi penumpang mencapai 35-47 ribu orang.
Pelabuhan keberangkatan terpadat juga akan terjadi di Ambon, Bau-Bau dan Batam.
Baca juga : Bawa Nuggets Menang Lawan Suns, Jokic Semakin “Menggila”
“Lalu, lima pelabuhan kedatangan terpadat diperkirakan terjadi di Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon dan Balikpapan,” jelasnya.
Selain itu, total penumpang kapal pada Lebaran tahun ini mencapai 644 ribu orang atau naik 0,4 persen dari realisasi periode Lebaran 2024 yang mencapai 620 ribu orang.
Di kesempatan yang sama, Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni Nuraini Dessy menyampaikan, tahun lalu, pihaknya mengoperasikan satu kapal untuk angkutan motor gratis dengan rute Tanjung Priok-Semarang sebanyak tiga trip.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya