Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Tahun ini, tidak ada penugasan dari Kemenhub karena mungkin ada efisiensi anggaran dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan),” ungkapnya.
Selain itu, kuota mudik gratis penumpang juga mengalami penyesuaian. Jika tahun lalu Pelni mendapat penugasan 12 ribu kuota tiket, tahun ini jumlahnya hanya 9.900 tiket.
“Sedangkan 3.200 tiket gratis lainnya dari program Mudik Gratis Kementerian BUMN,” katanya.
Di kesempatan berbeda, Direktur Utama Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sektor Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono optimistis, di saat peak season libur Lebaran kali ini, okupansi hotel-hotel kelolaannya bisa di atas 80 persen. Khususnya pada 30-31 Maret 2025.
Saat ini ada sekitar 40 hotel yang berada di bawah naungan InJourney.
Baca juga : DKI Didorong Cegah Aksi Spekulasi Harga Pangan
“Walau tidak semua hotel, kami prediksi okupansinya masih di atas 80 persen untuk hotel-hotel di lokasi yang jadi tujuan wisata,” kata Maya di Jakarta, Jumat (7/3/2025).
Maya mencontohkan, okupansi tertinggi ada di Merusaka Nusa Dua, Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach, The Manohara Yogyakarta dan Khas Tugu Malioboro.
Ia merinci, untuk kawasan The Nusa Dua, merupakan tujuan wisata di Kuta, Bali, diperkirakan memiliki okupansi tertinggi hingga 82 persen pada 2025 dengan 43 ribu kunjungan.
Selain hotel, pihaknya juga optimistis, sejumlah destinasi wisata akan ramai dikunjungi masyarakat selama periode libur Lebaran.
Ia menargetkan, kunjungan Candi Prambanan sebanyak 94.000 pengunjung, atau naik 34,83 persen dari tahun 2024.
Baca juga : Manchester United Vs Arsenal, The Gunners Makin Pede
Begitu juga Candi Borobudur diperkirakan akan dikunjungi 76.000 pengunjung, atau naik 31,61 persen dibandingkan tahun lalu.
InJourney juga memiliki anak usaha di bidang pengelolaan kebandarudaraan, yaitu InJourney Airports atau PT Angkasa Pura dan InJourney Airports Services (IAS). Yang juga telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi lonjakan trafik penumpang dan pesawat di bandara.
“Pada musim mudik Lebaran nanti, total pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 10,8 juta penumpang, dengan pertumbuhan sebesar 9,3 persen dibandingkan tahun 2024,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, penyelenggaraan Mudik Gratis oleh 78 BUMN tetap dilakukan tahun ini, dengan target 100.000 pemudik yang terbagi ke dalam tiga moda transportasi.
Target 100 ribu pemudik ini terbagi atas 1.360 unit bus berkapasitas 67.000 pemudik, 90 rangkaian kereta api berkapasitas 28.000 pemudik.
Baca juga : Bawa Nuggets Menang Lawan Suns, Jokic Semakin “Menggila”
“Dan 26 unit kapal laut berkapasitas 5.000 pemudik,” tutur Erick melalui siaran pers, Selasa (4/3/2025).
Program ini menjangkau lebih dari 200 Kota atau Kabupaten di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya