Dark/Light Mode

Kajian Pembentukan Tengah Dikebut

Holding Integrasi Maritim Dipatok Selesai Tahun Ini

Jumat, 14 Maret 2025 07:05 WIB
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo. (Foto: Instagram/heru_wido2)
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo. (Foto: Instagram/heru_wido2)

 Sebelumnya 
Antisipasi Lonjakan Pemudik

Menjelang periode libur Lebaran tahun ini, ketiga BUMN tersebut terus bersiap memberi­kan pelayanan dan mengantisi­pasi lonjakan pemudik di titik-titik pelabuhan yang sebelumnya kerap dipadati penumpang.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo memastikan, pihaknya menerapkan kebijakan tarif satu harga atau tarif reguler pada layanan pe­nyeberangan express.

Kebijakan single tariff berlaku di Pelabuhan Merak mulai Rabu (26/3/2025) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (30/3/2025) pukul 20.00 WIB atau H-5 hingga H-1 Lebaran 2025.

Baca juga : Pakaian Bekas Impor Ilegal Kian Marak Jelang Lebaran

“Pengguna jasa dapat me­nikmati diskon tarif senilai 36 persen dari tarif kapal express,” katanya.

Penerapan single tariff berlaku untuk seluruh golongan yang dilayani di Pelabuhan Merak pada periode tersebut, (Pejalan Kaki, Gol IVA, Gol IVB, Gol VA, Gol VIA).

Sedangkan besaran diskon tarif untuk kendaraan penumpang, berkisar 21-36 persen.

“Selama periode pember­lakuan single tariff, maka tiket dengan harga express di Pelabuhan Merak ditiadakan dan pengguna jasa tidak dapat me­milih kapal yang akan digu­nakan,” jelasnya.

Baca juga : Kendaraan Picu Polusi Siap-siap Bakal Ditilang

Sementara bagi pengguna jasa yang telah melakukan reservasi layanan express selama periode tersebut, maka akan dilakukan pengembalian dana (refund) berupa selisih harga tiket yang telah dibayarkan.

Pihaknya mencatat, ada sem­bilan lintasan utama yang ma­suk dalam pantauan nasional pada Lebaran kali ini. Yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Jangkar–Lembar, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Tanjung Api-Api–Tanjung Kelian, Ajibata–Am­barita, Penajam–Kariangau dan Bajoe–Kolaka.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya juga me­nyiapkan layanan di pelabuhan perbantuan, yakni Ciwandan–Wika Beton dan Bojonegara–Muara Pilu, guna mengurangi kepadatan di lintasan utama.

“Kami optimalisasikan pelabuhan alternatif seperti Ciwan­dan, Bojonegara dan Indah Kiat, agar distribusi arus kendaraan lebih merata dan tidak terpusat di Merak dan Bakauheni,” katanya.

Baca juga : Tepis Pesta Pernikahan Habiskan 3,5 Miliar

Ia mengingatkan, sehubungan dengan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 29 Maret 2025, atau bertepatan pada periode Angkutan Leba­ran Tahun 2025, pihaknya akan melakukan penutupan layanan pelabuhan penyeberangan Keta­pang dan Gilimanuk.

Periode penutupan di Pelabu­han Ketapang akan dilakukan mulai 28 Maret 2025 pukul 17.00 WIB sampai 30 Maret 2025 pukul 06.00 WIB. Lalu, penutupan Pelabuhan Gilima­nuk mulai 29 Maret 2025 Pukul 05.00 WITA sampai 30 Maret 2025 Pukul 06.00 WITA.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengungkapkan, penjualan tiket untuk periode angkutan Lebaran 1446 H/2025 per 13 Maret 2025 sudah men­capai 121.125 pax.

“Penjualan tiket tertinggi ter­catat untuk perjalanan tanggal 23 Maret 2025 atau H-8 sebanyak 11.776 pax,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.