Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Masyarakat Tertipu Konten
OJK Mau Bikin Aturan Influencer Keuangan
Jumat, 14 Maret 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
“Jadi, ketika dia (influencer) mengatakan, dari investasi ini saya untung, sehingga bisa beli mobil, beli rumah dari kerja sama dengan produk ini, itu akan cek. Benar nggak mobilnya atas nama dia, rumahnya atas nama dia, sebah banyak ditemukan penipuan,” jelasnya.
Terpisah, praktisi perasuransian Andreas Freddy Pieloor mengatakan, banyak pihak utamanya Gen Z, yang mudah tertarik atau percaya pada konten finansial dari influencer.
Menurutnya, pergeseran dalam usaha mencari informasi terkait produk keuangan digital ini memiliki risiko, terlebih jika hanya mengandalkan saran influencer.
Baca juga : Demokrat Gugat KPU Pesawaran Ke Bawaslu
“Sebagian besar influencer, mohon maaf, terkadang hanya berbicara atau memahami kulit-kulitnya saja. Bahkan, mereka mungkin belum menjalankan (produk keuangan) yang mereka sampaikan,” ujarnya.
Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti ini menambahkan, influencer kerap menjalani kontrak terhadap produk keuangan tanpa mengetahui latar belakang, termasuk risiko dari produk yang mengendorsenya.
Mereka mempromosikan produk investasi, asuransi, atau lainnya, tanpa memikirkan apakah produk itu aman atau berbahaya bagi publik.
Baca juga : Polri Tetapkan 5 Tersangka
“Banyak yang hanya mengejar uang, tanpa peduli pada dampak jangka panjang. Sebab itu, penting sekali ada sertifikasi untuk influencer yang memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat,” tutur Freddy.
Usaha OJK membuat aturan main bagi influencer keuangan mendapat apresiasi dari netizen. Pasalnya, banyak influencer yang mempromosikan produk tanpa menjelaskan risiko keuangannya.
“Benar, banyak banget tuh artis, influencer atau apa pun lah namanya, yang promosiin investasi ini dan itu, terus nanti cuan segini segitu. Tapi, mereka nggak menjelaskan risiko investasi ini, dan ada potensi rugi. Ini jelas informasi yang menyesatkan, dan nggak berimbang. Jadi, OJK memang harus membuat regulasi untuk hal-hal semacam nini,” tulis akun @marbout345.
Baca juga : DPR Menolak Penghapusan
“Bukan cuna investasi yang dipromosiin sama influencer, mereka promosiin produk pinjaman keuangan online juga. Nah, di pinjol itu kan ada bunga dan risiko gagal bayar juga. Sekarang, banyak yang teriak-teriak saat ditagih sama petugas pinjol, tapi informasi itu tidak mereka dapat saat melakukan pinjaman,” ujar akun @82782387h. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya