Dark/Light Mode

Pembangunan PSN Berjalan Lancar

6 Bendungan Topang Swasembada Pangan

Sabtu, 15 Maret 2025 07:00 WIB
Bendungan Mbay garapan Waskita Karya. (Foto: Dok. Waskita Karya)
Bendungan Mbay garapan Waskita Karya. (Foto: Dok. Waskita Karya)

 Sebelumnya 
Proyek ini turut mencegah ban­jir di sekitar bendungan karena mampu mereduksi debit banjir. Dari 583,94 m3 per detik menjadi 178 m3 per detik atau 70 persen pada debit banjir per 25 tahun.

“Bendungan Cibeet juga dibangun guna mengatasi banjir,” sebut Ermy.

Diharapkan dengan adanya proyek itu, titik-titik rawan banjir di Jawa Barat, khususnya, di Kabupaten Bekasi dan Karawang bisa berkurang.

“Bendungan yang menghabis­kan biaya hingga Rp 5,5 triliun, mampu mereduksi banjir hingga 6.080 hektar,” katanya.

Baca juga : Penangkapan Duterte Dirayakan Aktivis HAM

Ermy mengatakan, seluruh proyek bendungan yang diker­jakan Waskita tidak hanya ber­fungsi meningkatkan produksi hasil pertanian, tapi juga mem­berikan multiplier effect bagi masyarakat.

Contohnya, Bendungan Tiga Dihaji dan Bendungan Mbay. Keduanya berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendorong lahirnya UMKM. Se­hingga dapat dikembangkan men­jadi sektor pariwisata yang akan mengundang banyak pengunjung.

“Bahkan Bendungan Tiga Di­haji dapat dimanfaatkan sebagai arena olahraga air,” ucapnya.

Ermy mengatakan, Bendungan Karangnongko dapat pula dijadikan lokasi pariwisata.

Baca juga : Usut Tuntas Dan Hukum Berat Para Pelakunya

Proyek senilai Rp 1,26 triliun ini juga diklaim mampu menye­diakan tempat budidaya peri­kanan, sekaligus menjadi tempat konservasi tumbuhan dan hewan.

“Ke depan, kami siap mem­bangun lebih banyak bendungan, sesuai arahan Pemerin­tah,” katanya.

Menyoal ini, Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengapresiasi emiten berkode saham WSKT itu, dalam menggarap bendungan yang menjadi tanggung­jawabnya.

“Pemerintah mendayagunakan BUMN Infrastruktur untuk mampu membangun negeri lewat pembangunan beberapa PSN, dan bisa bersaing di pasar internasional,” katanya kepa­da Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Manchester City Vs Brighton, The Citizens Kejar Zona Empat Besar

Toto menyarankan, Pemerintah bisa memberikan injeksi lebih banyak melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), mengingat equity perusahaan negara di sektor infrastruktur yang terbatas.

Lebih jauh Toto menyambut baik upaya Waskita yang telah menyelesaikan MRA (Master Restructuring Agreement), dengan nilai outstanding senilai Rp 26,3 triliun.

“Hal itu diharapkan men­dorong neraca perseroan dan perbaikan kinerja perusahaan pada tahun ini,” ucap Toto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.