Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survei KedaiKOPI: 87 Persen Responden Setuju Kebijakan WFA Presiden Prabowo
Jumat, 21 Maret 2025 16:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) meluncurkan hasil survei tentang Persiapan Mudik 2025.
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio mengatakan, 87 persen responden dari total 1130 responden setuju dengan kebijakan WFA (Work From Anywhere) dan hanya 13 persen yang merespon tidak setuju.
Baca juga : Survei KedaiKOPI: 62,3 Persen Masyarakat Percaya Transparansi BPI Danantara
Hensa-panggilan Hendri Satrio-menambahkan bahwa 75,7 persen responden sudah mengetahui instruksi Presiden Prabowo ini. “3 dari 4 responden sudah mengetahui instruksi Presiden untuk WFA bagi PNS/BUMN,” jelas Hensa, Jumat (21/5/2025).
Responden juga memahami tujuan baik dari kebijakan Prabowo ini. 83,8 perden responden memahami bahwa tujuan WFA adalah untuk memgurangi kepadatan lalu lintas saat mudik dan ada 41.5 persen untuk mendorong perekonomian di daerah mudik.
Baca juga : Prof. Hikmah Apresiasi Kebijakan Luar Negeri Presiden Prabowo
Hendri juga mengatakan bahwa Kendaraan Pribadi menjadi transportasi favorit dalam melaksanakan mudik dan mayoritas pemudik memilih H-7 dan H-3 sebelum lebaran sebagai hari keberangkatan mudik. “Jadi bila ingin lumayan lenggang, tidak ingin padat bisa memilih hari lain selain H-7 dan H-3, semoga bisa lebih lenggang,” kata Hendri.
“Silahkan bila masyarakat ingin melihat atau mengunduh hasil lengkap survei ini, kunjungi situs kedaikopi.co bukan dot com ya,” ajak Hensa.
Baca juga : Kawal Kebijakan Presiden Prabowo, Menag Pamerkan Asta Protas
Survei dilaksanakan 5-13 Maret melibatkan 1130responden menggunakan metode survei CASI (Computer Assisted Self Interview)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya