Dark/Light Mode

BNI Padamkan Listrik Pada Perayaan Earth Hour 2025, Sejenak Tanpa Cahaya Demi Kelestarian Semesta

Sabtu, 22 Maret 2025 16:42 WIB
BNI kembali berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour guna menekan dampak perubahan iklim melalui kampanye hemat energi Sejenak Tanpa Cahaya Demi Kelestarian Semesta. (Foto: Dok. BNI)
BNI kembali berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour guna menekan dampak perubahan iklim melalui kampanye hemat energi Sejenak Tanpa Cahaya Demi Kelestarian Semesta. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour guna menekan dampak perubahan iklim melalui kampanye hemat energi Sejenak Tanpa Cahaya Demi Kelestarian Semesta. Kegiatan tersebut rutin dilakukan BNI selama 15 tahun sejak 2010. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pada pelaksaan Earth Hour 2025 akan dilakukan pemadaman listrik di seluruh gedung-gedung kantor BNI, mulai dari Kantor Pusat, cabang dan sentra kredit, hingga seluruh kantor cabang luar negeri pada Sabtu (22/3/2025) pukul 20.30-21.30. 

Penghematan energi itu tetap dapat dilakukan tanpa mengganggu pelayanan terhadap nasabah karena seluruh mesin ATM tetap berfungsi. 

Baca juga : Gubernur Pramono Kirim 200 Personel Bantu Tangani Banjir Di Babelan Bekasi

Nasabah tetap dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan melalui berbagai kanal digital yang tersedia, seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, wondr by BNI dan ATM BNI serta layanan call center 24 jam 1500046.

"Keterlibatan aktif BNI dalam Earth Hour setiap tahun menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dan pengurangan jejak karbon. BNI mengajak karyawan, nasabah, dan masyarakat untuk berhemat energi serta menerapkan perbankan hijau. Langkah ini mencerminkan tanggung jawab sosial BNI dalam mendukung ekonomi berkelanjutan," kata Okki dalam keterangannya, Sabtu (22/3/2024). 

Earth Hour diperingati setiap tahun pada bulan Maret. Masyarakat di seluruh dunia diajak untuk mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama durasi waktu 20.30 -21.30 WIB. 

Baca juga : AS Nggak Akan Pernah Kalah Dari Rusia & China

Earth Hour adalah kampanye global yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak diperlukan selama satu jam. 

Earth Hour pertama kali diinisiasi oleh WWF dan Leo Burnett Sydney pada 2007 di Sydney, Australia, sebagai respons terhadap perubahan iklim. 

Pada 31 Maret 2007, sekitar 2,2 juta warga dan 2.000 bisnis berpartisipasi dengan mematikan lampu selama satu jam. 

Baca juga : Kumpulkan Rp 44,46 Triliun, Perolehan Pajak 2024 Jakarta Meleset Dari Target

Keberhasilan ini mendorong WWF untuk memperluas kampanye ke tingkat global, hingga pada 2008 lebih dari 50 juta orang di 35 negara ikut serta.

Sejumlah ikon dunia, seperti Jembatan Golden Gate, Colosseum, dan Burj Khalifa, turut memadamkan lampu sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.