Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Road to Masjid Agung
Ramadan Under The Dome jadi Akar Pembangunan Fasilitas Ibadah di PIK 2
Minggu, 23 Maret 2025 11:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Managing Director Spike Air Dome, Ryan Adrian menegaskan, PIK 2 Ramadan Under The Dome bukan sekadar festival Ramadan, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pengembangan fasilitas keagamaan yang lebih besar di PIK 2.
Hal itu disampaikan Ryan saat gelaran hari pertama PIK 2 Ramadan Under The Dome di SPIKE Air Dome, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jumat (21/3/2025).
Awalnya, Ryan mengatakan ada banyak hal unik dari penyelenggaraan Ramadan Under The Dome.
Salah satunya adalah konsep acara yang terpusat di satu lokasi, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang terkesan terpisah.
Baca juga : Apkasi Siap Gelar Munas VI Tahun 2025 di Minahasa Utara
Selain itu, PIK 2 Ramadan Under The Dome juga menjadi festival Ramadan terbesar yang pernah digelar di kawasan tersebut.
"Jadi harapannya ini menjadi yang pertama, sekaligus awal dari sesuatu yang lebih besar," kata Ryan kepada awak media.
Selain berbuka puasa, acara ini juga menghadirkan tausiyah dan siraman rohani, yang menurut Ryan merupakan bagian dari perjalanan membangun pusat ibadah di kawasan ini.
Sebagai pengingat, pengembang PIK 2, Agung Sedayu Group (ASG) memang tengah berencana membangun masjid megah dengan kapasitas tampung 5 ribu orang.
Baca juga : Pramono Dukung Usul Gubernur Dedi Mulyadi Batasi Pembangunan Vila Di Puncak
Rencana itu mencuat seiring tengah berjalannya pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang.
"Selama ini, PIK 2 ini kami belum ada fasilitas masjid yang besar. Jadi ini adalah salah satu road to (Masjid Agung)," katanya.
"Karena kami sedang membangun fasilitas-fasilitas ibadah yang besar. Masjid-masjid, ada juga masjid agung. Jadi ini adalah road to masjid-masjid yang sedang kami bangun," imbuhnya.
Pembangunan Masjid Agung Asadiyah PIK merupakan proyek besar yang telah dirancang oleh pengembang.
Baca juga : Menag Nasaruddin Umar: Pembangunan Masjid PIK Miniatur Indonesia
Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat Muslim.
Rencana pembangunan ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama ASG, Nono Sampono, yang menyebutkan jika semua berjalan lancar, masjid ini akan selesai pada akhir 2026.
"Kami juga laporkan kepada Bapak Menteri Agama dan hadirin sekalian bahwa, bila semuanya lancar dan tidak ada halangan, kami berencana akan membangun lagi sebuah masjid yang lebih besar, yang berkapasitas sekitar 5.000 jemaah," ujar Nono beberapa waktu lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya