Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Investasi Di Tangerang Meningkat, LPKR Luncurkan Produk Hunian Komersial
Kamis, 10 April 2025 19:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam beberapa tahun terakhir, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang menunjukkan tren yang terus meningkat.
Pada tahun 2020, realisasi investasi tercatat sebanyak Rp16 triliun. Angka ini terus berkembang pada tahun berikutnya menjadi Rp18 triliun, lalu, mencapai Rp20 triliun pada 2022, dan meningkat lagi menjadi Rp22,8 triliun pada 2023.
Sepanjang periode Januari hingga Desember 2024, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang tercatat secara kumulatif mencapai Rp26,2 triliun.
Baca juga : Herman Deru Dorong Petani Sumsel Tingkatkan Produksi Beras
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang Aji Januardhi Nurogo melaporkan bahwa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp16,8 triliun (64,2 persen) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp9,4 triliun (35,8 persen).
Aji menambahkan, bahwa sektor-sektor yang berkontribusi terhadap PMDN dan PMA didominasi oleh sektor perumahan, kawasan industri serta perkantoran.
Untuk mengantisipasi tren kenaikan investasi tersebut, PT Lippo Karawaci Tbk. atau LPKR, platform real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, berkomitmen untuk terus berinovasi sekaligus memperluas portofolionya, khususnya untuk pembeli rumah pertama.
Baca juga : DPR: Saatnya Perkuat Produksi Pangan Lokal
LPKR memperkenalkan produk perumahan baru yang terjangkau di kawasan Park Serpong, Tangerang. Pada tahun 2024, LPKR berhasil mencatatkan pra-penjualan Rp6,01 triliun atau meningkat 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini didorong oleh penjualan produk property residensial yang sukses, yang memberikan kontribusi sebesar 64 persen terhadap total pra-penjualan.
Pada tahun ini, LPKR menargetkan pra-penjualan sebesar Rp6,25 triliun, tumbuh sebesar 16 persen dibandingkan dengan target tahun 2024.
Baca juga : Herman Deru Jaga Eksistensi Sumsel Jadi Daerah Tertinggi Produsen Beras Nasional
Group CEO Lippo Indonesia John Riady menyampaikan bahwa pencapaian pra-penjualan tersebut terutama akan didorong oleh pembangunan proyek residensial dan komersial baru di beberapa kawasan.
"Sebut saja kawasan Lippo Karawaci (Tangerang), Lippo Cikarang (Bekasi), dan wilayah lainnya yang termasuk dalam persediaan lahan perseroan," ujar John Riady dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025).
Ia menambahkan, Manajemen LPKR optimis dapat mencapai target pra-penjualan tahun 2025 dengan mempertahankan momentum penjualan yang kuat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya