Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengamat: Menko Airlangga Cocok Jaga Ekonomi Nasional Tetap Stabil
Rabu, 16 April 2025 22:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah situasi ekonomi global yang diliputi ketidakpastian mulai dari ketegangan geopolitik, ancaman perang dagang, hingga lonjakan harga komoditas, Indonesia justru menunjukkan ketahanan ekonomi yang relatif stabil.
Sementara sejumlah negara mengalami perlambatan, tekanan inflasi tinggi, dan defisit perdagangan, Indonesia berhasil menjaga inflasi tetap terkendali dan mencatatkan surplus neraca perdagangan.
Stabilitas ini menjadi indikator penting bahwa fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat menghadapi tekanan eksternal. Pengamat ekonomi menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja terkoordinasi lintas sektor di bawah kendali Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Stabilitas ekonomi kita bukan semata hasil keberuntungan, melainkan buah dari sinergi kebijakan lintas sektor yang terkoordinasi dengan baik. Airlangga Hartarto memainkan peran penting dalam menjaga ritme koordinasi itu sejak menjabat sebagai Menko Perekonomian, baik di era Presiden Jokowi maupun kini di bawah Presiden Prabowo," ujar Gigih Prihantono, Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga, Rabu (16/4/2025).
Baca juga : Pengamat Puji Peran Dasco dan BG dalam Rekonsiliasi Nasional Prabowo-Megawati
Kepercayaan Presiden Prabowo terhadap Airlangga kini semakin diperkuat dengan penunjukannya sebagai pimpinan delegasi negosiasi strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebijakan tarif impor terbaru AS yang berpotensi memicu ketegangan dagang dan berdampak terhadap perekonomian kawasan.
“Airlangga merupakan orang yang tepat untuk ditunjuk menjadi ketua delegasi. Karena keberhasilannya antara lain dalam mengoordinasikan kebijakan ekonomi pemerintahan sebelumnya, serta bernegosiasi dengan berbagai negara. Antara lain juga mengegolkan B20 kita yang diblok di Eropa,” lanjut Gigih.
Namun Gigih mengingatkan bahwa Indonesia harus menyusun strategi dengan matang agar hasil negosiasi dengan pemerintah AS bisa menguntungkan semua pihak.
“Saya pikir Indonesia harus menyiapkan beberapa instrumen penting agar negosiasinya menghasilkan kesepakatan yang win-win solution, ya,” tegasnya.
Baca juga : Kopdes Merah Putih Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional Di Tengah Dinamika Global
Terkait kepemimpinan dalam hal koordinasi bidang ekonomi ini, Gigih menilai sosok Airlangga dikenal bukan hanya sebagai teknokrat senior yang memahami isu-isu ekonomi secara mendalam, tetapi juga sebagai figur yang diterima lintas kelompok—baik oleh pelaku usaha, kalangan birokrasi, lembaga internasional, hingga pelaku pasar.
Karakter ini membuatnya dapat menjadi sosok sentral di tengah dinamika politik dan ekonomi yang terus bergerak.
"Pasar mengenal Airlangga sebagai sosok yang tenang. Gayanya tidak mencari sensasi, tapi tegas dan konsisten. Di tengah ketidakpastian global, figur seperti ini yang justru dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar dan investor,” tambah Gigih.
Sebagai pengamat ekonomi, Gigih mendukung kepemimpinan Airlangga dalam mengomandoi delegasi Indonesia dalam bernegosiasi terkait kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.
Baca juga : Pegamat: Prabowo Akan Perkuat Kedaulatan Ekonomi Dalam Negeri
Ia juga mengapresiasi konsistensi kebijakan Airlangga selama ini, sebagai pembantu Presiden Prabowo, memiliki visi dan komitmen penguatan koordinasi sektor ekonomi, reformasi struktural, dan penguatan daya tahan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik global
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya