Dark/Light Mode

InJourney Airports Buka Kembali Penerbangan Internasional Di Tiga Bandara

Senin, 28 April 2025 14:39 WIB
Tiga Bandara angkasa pura Indonesia diaktifkan Kembali untuk rute Internasional. (Foto::AP)
Tiga Bandara angkasa pura Indonesia diaktifkan Kembali untuk rute Internasional. (Foto::AP)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mempersiapkan tiga bandara untuk melayani penerbangan rute luar negeri. Ketiga bandara tersebut,  yaitu Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung.

Hal ini sejalan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 26 Tahun 2025 yang menetapkan status tiga bandara tersebut sebagai bandara internasional. 

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi mengatakan, koordinasi tengah dilakukan dengan seluruh stakeholders bandara. Ia berterima kasih kepada Menteri Perhubungan yang baru saja menetapkan status internasional di tiga bandara tersebut. 

"Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan status internasional ini. Persiapan tengah dilakukan, terutama dalam memenuhi syarat utama suatu bandara dapat melayani penerbangan internasional yakni terdapat unit atau personel untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan,” ujar Faik dalam keterangn tertulisnya, Senin (28/4/2025).

Baca juga : Arne Slot Nggak Sabar Rayakan Gelar Juara Liga Inggris

Terkait rute internasional mana saja yang akan dibuka, menurutnya, rute tersebut masih dalam pembahasan bersama maskapai. 

“Penetapan status internasional oleh Menteri Perhubungan di antaranya bertujuan agar tiga bandara dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan investasi dan perdagangan. InJourney Airports bersama maskapai tengah membahas rute internasional yang segera dioperasikan untuk dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut. Di dalam waktu dekat, akan diinformasikan rute internasional mana saja yang akan dibuka,” jelas Faik. 

Peningkatan standar pelayanan dan operasional di tiga bandara itu juga akan dilakukan sejalan transformasi yang tengah dijalankan InJourney Airports pada tiga pilar yakni Premises (infrastruktur dan fasilitas berstandar global), People (layanan personel berkualitas global) dan Process (operasional berbasis ekosistem), yang seluruhnya didukung penerapan teknologi sebagai Enabler. 

Kesiapan Operasi

Baca juga : Pemegang Saham Kukuhkan Kembali Dendy Kurniawan Sebagai Dirut Pelita Air

Direktur Operasi InJourney Airports, Wendo Asrul Rose memaparkan saat ini ketiga bandara juga tengah melakukan kesiapan dari sisi operasional mencakup proses, personel, fasilitas dan infrastruktur.

Secara umum, lanjut Wendo Asrul Rose, ketiga bandara tersebut sudah memiliki seluruh sumber daya yang diperlukan guna melayani penerbangan rute internasional. Ketiga bandara sebelumnya pernah melayani rute luar negeri sehingga sudah memiliki fasilitas, infrastruktur dan personel yang memahami operasional dan layanan terkait penerbangan internasional. Ruangan untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan juga sudah tersedia.”

“Koordinasi dilakukan bersama stakeholders lain untuk proses dan berbagai hal lainnya, termasuk mengenai proses flight approval untuk penerbangan internasional,” jelasnya. 

Adapun fasilitas dan layanan di tiga bandara tersebut sudah mendapat pengakuan, termasuk dari dunia internasional. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II meraih 3 penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Awards 2024 dari Airport Council International (ACI), yakni Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific, Airport with the Most Dedicated Staff in Asia-Pacific dan Most Enjoyable Airport in Asia-Pacific. Bandara ini memiliki kapasitas 3,4 juta penumpang/tahun dan runway berdimensi 3.000 x 45 meter. 

Baca juga : Samsung Insight Ungkap Kebiasaan Generasi Muda di Asia Tenggara

Sementara itu, Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berkapasitas lebih dari 6 juta penumpang/tahun dan runway berukuran 2.650 x 45 meter ini meraih ASQ Awards 2024 untuk kategori Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific dan ACI World Director General’s Roll of Excellence. 

Kemudian, Bandara HAS Hanandjoeddin meraih penghargaan dari berbagai instansi antara lain Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2024 dari Kementerian Kesehatan, serta OTBAN Award 2023 kategori Best Airport Operator dari Otoritas Bandara Wilayah VI Padang. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.