Dark/Light Mode

Pemerintah Sukses Kerek Konsumsi Domestik

Airlangga: Belanja Lebaran Masyarakat Capai Rp 100 T

Senin, 5 Mei 2025 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya Pemerintah mendorong konsumsi masyarakat pada momen bulan Ramadan untuk menjaga daya tahan ekonomi, menuai hasil memuaskan. Transaksi belanja masyarakat pada bulan Maret 2025 mencapai lebih dari Rp 100 triliun.

Konsumsi rumah tangga di Indonesia selama ini merupakan andalan pertumbuhan ekonomi nasional. Konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Oleh karena itu, sektor ini menjadi fokus utama Pemerintah untuk menjaga daya tahan ekonomi dalam negeri.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, berbagai program yang digelar Peme­rintah sudah berhasil mendorong konsumsi masyarakat secara signifikan, terutama di momen Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Pemerintah mendorong dua program unggulan untuk mendorong belanja masyarakat, yakni Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran. Dua program itu berhasil mencetak transaksi gabungan senilai lebih dari Rp 100 triliun selama periode Maret 2025.

Baca juga : Happy Banget Jadi Ibu Rumah Tangga

“Angka ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam berbelanja produk dalam negeri, sekaligus efektivitas program Pemerintah mendorong pe­nguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Airlangga, dikutip Minggu (4/5/2025).

Program Friday Mubarak yang digelar 28 Februari–28 Maret 2025, bekerja sama de­ngan 150 merek ritel nasional,  berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 72,3 triliun.

Sedangkan program BINA Lebaran yang berlangsung 14–30 Maret di 402 pusat perbelanjaan dengan 80 ribu gerai, membukukan transaksi sebesar Rp 32,7 triliun.

Airlangga menyatakan, capai­an tersebut sejalan dengan arah­an Presiden Prabowo Su­bianto, agar ekonomi dalam negeri digerakkan secara maksimal melalui peningkatan konsumsi domestik.

Baca juga : Bali Mati Listrik, Mensesneg Telepon Dirut PLN

Airlangga menegaskan bahwa keberhasilan ini akan diteruskan melalui berbagai agenda nasio­nal. Seperti Jakarta Festival, BINA Back to School, Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada akhir tahun.

“Kami ingin manfaatnya dirasakan luas oleh pelaku UMKM dan masyarakat di seluruh wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menegaskan pentingnya konsumsi domestik sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah telah menargetkan investasi sebesar Rp 1.905 triliun tahun ini.

“Kami berharap, investasi tersebut menjadi penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja berkualitas,” jelasnya.

Baca juga : Jemaah Haji Sudah Terima Kartu Nusuk

Senada, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, konsumsi masyarakat terus meningkat.

Hal ini ditandai dengan me­ningkatnya mobilitas, aktivitas wisata, serta konsumsi di sektor restoran dan hotel selama masa liburan dan hari besar.

“Konsumsi domestik terbukti menjadi indikator kuat ketahanan ekonomi na­sional,” ujarnya.

Dengan kondisi global yang masih diliputi ketidakpastian, Pemerintah menilai, strategi memperkuat konsumsi dalam negeri dan UMKM adalah pendekatan paling realistis untuk menjaga stabilitas. Dan mendo­rong pertumbuhan berkelanjutan pada tahun 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.