Dark/Light Mode

Bertemu Bos Keidanren, Airlangga Dengarkan Masukan dan Harapan Pengusaha Jepang

Kamis, 8 Mei 2025 22:29 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Chair for Indonesia-Japan Committee in Keidanren, Kakinoki Masumi, di Tokyo, Jepang, Kamis (8/5/2025). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Chair for Indonesia-Japan Committee in Keidanren, Kakinoki Masumi, di Tokyo, Jepang, Kamis (8/5/2025). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di sela-sela lawatan tugas ke Jepang untuk menerima penghargaan dari Kaisar Jepang, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Chair for Indonesia-Japan Committee in Keidanren, Kakinoki Masumi, di Tokyo, Jepang, Kamis (8/5/2025).

Pertemuan ini membahas perkembangan berbagai kerja sama, serta potensi dan tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan Jepang dalam berinvestasi dan menjalankan usahanya di Indonesia. Keidanren merupakan Federasi Bisnis Jepang yang komprehensif dan beranggotakan 1.542 perwakilan perusahaan, 106 asosiasi industri, dan organisasi ekonomi regional dari 47 prefektur di Jepang.

Pada kesempatan tersebut, Kakinoki mengucapkan selamat kepada Airlangga atas penghargaan yang diterima dari Kaisar Jepang. “Selamat atas penghargaan yang diterima dan terima kasih sudah memberikan kontribusi yang besar kepada Jepang serta Indonesia,” ucapnya, dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian.

Baca juga : Airlangga Bertemu Muto Yoji, Perkuat Investasi dan Perdagangan RI-Jepang

Dia lalu menyampaikan berbagai harapan Federasi Bisnis Jepang kepada Pemerintah Indonesia. Kata dia, meskipun ekonomi dunia sedang bergejolak, tetap penting bagi Indonesia dan Jepang untuk memperkuat kerja sama dalam situasi yang tidak menentu.

“Besar harapan kami, Pemerintah Indonesia terus mendukung perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia,” ujar Kakinoki.

Kakinoki juga menyampaikan, Keidanren menyambut baik dan bersama Pemerintah Jepang berkomitmen untuk terus mendukung posisi Indonesia dalam proses aksesi keanggotaan di Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), serta proses keanggotaan Indonesia di The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Baca juga : Airlangga: Belanja Lebaran Masyarakat Capai Rp 100 T

Pada pertemuan ini, Airlangga mendengarkan masukan serta dukungan Keidanren untuk ekonomi Indonesia. Dia menegaskan, komitmen Pemerintah untuk mendukung kegiatan usaha dan investasi perusahaan Jepang di Indonesia.

“Terima kasih atas masukan dan harapan dari Keidanren. Pemerintah Indonesia berkomitmen akan terus menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Jepang dan juga kepada mendukung Federasi Bisnis Jepang yang telah banyak berkontribusi pada peningkatan investasi di Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Sampai tahun 2024, Jepang merupakan investor asing terbesar ke-6 bagi Indonesia, dengan nilai investasi mencapai 3,46 miliar dolar AS, yang terdiri dari 12.823 proyek. Pada triwulan IV-2024, Penanaman Modal Asing (PMA) Jepang di Indonesia didominasi sektor alat transportasi, gudang dan telekomunikasi, industri kimia dan farmasi, industri mesin, elektronik, serta instrumen kedokteran. Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah adalah 5 provinsi teratas yang telah mendapatkan PMA Jepang di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.