Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Didampingi Toyota, SMAN 2 Painan Sumbar Kembangkan Drone Tanpa Emisi
Kamis, 15 Mei 2025 17:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Toyota Indonesia terus melakukan pendampingan terhadap 25 finalis terbaik kompetisi lingkungan tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Toyota Eco Youth (TEY) ke-13.
Setelah menyambangi berbagai kota seperti Balikpapan, Surabaya, Manado, Makassar, Mojokerto, dan Merauke, kali ini Toyota mengunjungi SMAN 2 Painan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Genba atau pendampingan langsung ke sekolah-sekolah finalis, yang bertujuan untuk mematangkan visi dan misi proyek-proyek lingkungan agar lebih aplikatif, bermanfaat, dan melibatkan peran aktif masyarakat.
Baca juga : TNI Diminta Transparan Soal Ledakan Amunisi
Mengusung tema “Eco Activism, Saatnya Beraksi Jaga Bumi,” TEY ke-13 berfokus pada upaya dekarbonisasi yang tidak hanya bertujuan menurunkan emisi, tetapi juga membuka peluang baru untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
SMAN 2 Painan menjadi salah satu finalis dengan proyek bertajuk Easy Catch, yakni penggunaan drone listrik sebagai alternatif pengiriman makanan menggantikan kendaraan bermotor berbahan bakar minyak. Inovasi ini hadir sebagai respons atas semakin menipisnya cadangan energi fosil dan meningkatnya polusi udara.
“Melalui Easy Catch ini, kami ingin mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan energi ramah lingkungan demi keberlanjutan ekosistem dan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Luthfi Fadlullah, perwakilan siswa SMAN 2 Painan.

Baca juga : Terinspirasi Korsel, UI Kembangkan Pendidikan Berbasis Siber
Easy Catch menggunakan drone bertenaga listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yang potensinya di wilayah Pesisir Selatan tergolong besar. Dengan teknologi ini, pengiriman menjadi lebih cepat, efisien, dan minim polusi, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis makanan dan minuman di Kota Painan.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, mengapresiasi ide kreatif para finalis yang selaras dengan prinsip dekarbonisasi di era transisi energi. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.
“Dekarbonisasi membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” kata Bob saat mengunjungi SMAN 2 Painan, Kamis (15/5/2025).
Baca juga : Liga Champions: Ingat Ya, Jangan Remehkan Inter Milan!
Sementara itu, Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menekankan bahwa TEY bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengasah kepekaan sosial dan ekonomi siswa terhadap lingkungan sekitarnya.
“Toyota berharap TEY menjadi wahana aktualisasi dan kolaborasi pelajar SLTA untuk mengembangkan ide dan solusi inovatif demi mengatasi permasalahan lingkungan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkap Henry.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2005, TEY telah menjadi program berkelanjutan Toyota Indonesia dalam mencetak pionir muda di bidang pelestarian lingkungan. Kini memasuki usia dua dekade, TEY terus bertransformasi untuk mendukung generasi muda dalam menciptakan dampak nyata melalui aksi-aksi ramah lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya