Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ikut Kembangkan UKM
Diaspora Indonesia Promosi Produk UKM Di Luar Negeri
Jumat, 25 Januari 2019 07:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tersebarnya diaspora Indonesia di seluruh dunia, menjadi potensi tersendiri untuk memperkenalkan produk Tanah Air.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya dalam kunjungan kerjanya ke Orlando, Amerika Serikat mengatakan, potensi diaspora Indonesia yang tersebar di seluruh dunia sangat besar untuk mendukung pengembangan, sekaligus agen promosi produk UKM asal Indonesia.
Hermawan melihat, begitu banyak diaspora Indonesia yang memiliki antusiasme dan ketertarikan untuk turut serta mengembangkan produk Tanah Air.
Baca juga : Produksi Dalam Negeri Minim
Misalnya Rosidah Siegel Harris, asal Yogyakarta, yang sudah lama tinggal bersama suaminya yang berdarah Amerika di Orlando. Selain itu ada pula Putri Retno Savitri, juga asal Yogyakarta.
“Kedua ibu dari Yogyakarta ini saya temui bersama Roy Laurens, President VIDA (Voice Of Indonesia, Florida) di Resto Bonchon, yang dimiliki Andreas Marpaung juga Diaspora Indo- nesia pada 22 Januari malam,” katanya.
Mereka, kata Hermawan, merupakan contoh beberapa Diaspora Indonesia yang punya bisnis sendiri di Orlando. Rosi- dah dan Putri misalnya punya bisnis unik, yaitu Funeral Casket dari Rotan.
Baca juga : Persija Siap Hajar Kepri 757 Jaya
“Mereka berdua melihat peluang akibat perang dagang AS-China US-China dimana impor peti mati rotan dari China, pajaknya naik dari 3 persen menjadi 10 persen. Bahkan katanya malah akan naik jadi 15 persen,” imbuh Hermawan.
Romo Sondi, suami Putri, yang pernah menjadi GM Express Taxi di Surabaya menuturkan, sudah menemukan UKM Cirebon yang bisa membuat produk semacam itu. “Dan pajak impornya, kalau dari Indonesia akan tetap 3 persen. Sebuah peluang Indonesia di balik krisis global,” katanya.
"Mereka memang sangat bersemangat. Sebagian Diaspora sudah jadi US Citizen, tapi masih sangat cinta Indonesia” kata Konjen RI di Houston Nana Yuliana, yang mengcover 12 negara bagian termasuk Florida. (DWI)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya