Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Amar Bank Kantongi Laba Bersih Rp 67,5 M Di Kuartal I-2025
Kamis, 19 Juni 2025 19:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) mengantongi laba bersih sebesar Rp 67,5 miliar atau naik 38,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2025.
Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian menyebut, capaian tersebut, merupakan laba tertinggi sepanjang perjalanan 11 tahun Amar Bank.
Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade, Amar Bank telah berkembang menjadi salah satu pemain utama di sektor perbankan digital Indonesia.
“Tahun 2024 menjadi bukti nyata dari pertumbuhan konsisten tersebut,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (19/6/2025).
Tak hanya itu, Amar Bank juga kembali membagikan dividen tunai sebesar Rp 95,47 miliar atau Rp 5,30 per lembar saham sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Sebagai bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, Amar Bank mencatat tonggak penting dalam perjalanannya selama 11 tahun dengan pencapaian keuangan yang mengesankan, pertumbuhan berkelanjutan, dan komitmen kuat terhadap inklusi keuangan.
“Dengan kinerja solid di tahun 2024 dan momentum positif di awal 2025, kami yakin dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sepanjang tahun ini,” kata Vishal.
Baca juga : RUPS 2024, Pertamina Raih Laba Bersih Rp 49,5 T, Kontribusi Ke Negara Rp 401 T
Dia menuturkan, fokus perusahaan di tahun 2025 tertuju pada perluasan akses keuangan bagi UMKM, penguatan integrasi Embedded Banking (EB), serta peningkatan efisiensi operasional melalui inovasi digital.
“Kami tidak hanya membangun bank digital, kami membangun masa depan inklusi keuangan yang lebih merata di Indonesia,” ungkap Vishal.
Pada kuartal I-2025, pendapatan bunga bersih Amar Bank tumbuh 19,06 persen, menopang total pendapatan operasional yang mencapai Rp 463,7 miliar atau naik 22,88 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Rasio profitabilitas pun menunjukkan tren positif dengan ROA sebesar 6,94 persen dan ROE sebesar 8,13 persen, mencerminkan efisiensi dan pengelolaan modal yang semakin baik.
Portofolio kredit Amar Bank tumbuh sehat sebesar 15,83 persen yoy dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap rendah di level 1,48 persen.
Vishal menambahkan, efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari penurunan rasio BOPO menjadi 81,79 persen.
Hal itu didukung oleh struktur permodalan yang kokoh, Amar Bank mencatat rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 121,6 persen, LCR sebesar 3.860 persen, dan NSFR sebesar 163 persen, jauh melampaui batas minimum regulasi dan menegaskan posisi keuangan yang sangat solid untuk ekspansi berkelanjutan.
Baca juga : Pramono Targetkan Proyek Tanggul Laut Beres Desember 2025
Dalam paparan publik tahunan di Jakarta, perseroan menjelaskan berbagai strategi di 2025 untuk mencapai pertumbuhan positif. Strategi tersebut difokuskan pada inovasi teknologi untuk memberikan solusi keuangan yang cepat dan aman bagi nasabah, serta didukung oleh modal bank yang kuat yang ditunjukkan dari CAR yang tinggi untuk dapat terus melakukan ekspansi.
Di kesempatan yang sama, Senior Vice President of Finance Amar Bank David Wirawan menekankan bahwa prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta manajemen biaya yang efisien menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.
Kinerja keuangan Amar Bank di kuartal pertama 2025 mencerminkan eksekusi strategi yang disiplin dengan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan.
“Laba bersih meningkat signifikan, efisiensi operasional terus membaik, dan rasio keuangan kami tetap sangat sehat,” ucapnya.
Dengan kombinasi fundamental yang kuat dan inovasi digital yang terus dikembangkan, David optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun.
Dia menambahkan, Amar Bank terus memperluas penyaluran kredit yang bertanggung jawab, khususnya bagi segmen UMKM dan ritel, guna meningkatkan akses keuangan yang lebih merata bagi masyarakat.
“Di sisi likuiditas, kami mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta terus mendorong peningkatan rasio CASA. Efisiensi operasional pun menjadi prioritas, yang kami wujudkan melalui pemanfaatan teknologi,” ujar David.
Baca juga : Summarecon Targetkan Marketing Sales Rp 5 T Tahun Ini
Selanjutnya, Amar Bank juga akan tetap fokus dalam mendukung dan memberdayakan UMKM dengan menyasar sektor-sektor yang potensial, termasuk industri kreatif di Indonesia.
Baru-baru ini, Amar Bank menjadi mitra utama untuk penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market 2025.
Amar Bank menawarkan tiga layanan perbankan digital inovatif: aplikasi Amar Bank, Tunaiku, dan Embedded Banking. Aplikasi Amar Bank adalah bank cerdas berbasis cloud yang hanya tersedia di mobile, dilengkapi teknologi AI untuk pengalaman yang lebih personal. Tunaiku menyediakan pinjaman tanpa agunan hingga Rp30 juta dengan proses cepat dan bunga kompetitif, khusus bagi masyarakat underbanked dan unbaked.
Sementara itu, layanan Embedded Banking memungkinkan akses layanan perbankan langsung di platform mitra, sehingga lebih praktis dan menjangkau lebih banyak pengguna.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya