Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunjungi Pabrik Tatalogam Group, Fahri Hamzah: Rumah Modular Domus Cocok Untuk Hunian Rakyat
Kamis, 19 Juni 2025 20:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengapresiasi rumah instan Domus produksi PT Tatalogam Lestari.
“Saya lihat rumah yang disiapkan oleh Tatalogam ini sudah sangat cocok untuk program percepatan pembangunan hunian rakyat,” kata Fahri saat kunjungan kerja ke pabrik Tatalogam Group di kawasan industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/6/2025).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung proses produksi rumah modular atau prefabrikasi dan membahas potensi pengembangannya sebagai solusi percepatan penyediaan hunian rakyat.
Fahri didampingi oleh Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Edward Abdurrahman, serta jajaran pejabat terkait.
Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Salurkan KPR FLPP Untuk 10.750 Rumah
Rombongan diterima oleh Komisaris Tatalogam Group Wulani Wihardjono Rismono bersama dengan Direktur PT Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi dan jajaran manajemen PT Tatalogam Lestari dan PT Tata Metal Lestari, bagian dari Tatalogam Group.
Sebelum melihat mockup dua tipe rumah modular, Fahri dan rombongan berkeliling ke fasilitas produksi pelapisan baja galvalume dan galvanis serta Rolling forming atap dan profil baja ringan Tatalogam Group, yang menjadi bahan baku pembuatan rumah modular.
Fahri mengatakan, saat ini Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sedang mengejar target untuk percepatan penyediaan rumah layak huni di wilayah pesisir, pedesaan dan perkotaan.
“Kami sedang menyiapkan pembangunan rumah sekitar 1 juta unit. Kita utamakan rumah vertikal,” tutur Fahri,
Baca juga : BTN Gercep Salurkan 30 Ribu Unit Hunian
Menurutnya, dengan kondisi lahan yang terbatas, konsep hunian bertingkat yang murah, bisa cepat dibangun dan sehat menjadi salah satu pilihan untuk menyelesaikan isu pemukiman perkotaan.
“Kami ingin perbaiki kawasan kumuh dan menata pinggiran kali," ujarnya.
Direktur PT Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi mengaku siap mendukung Pemerintah untuk penyediaan hunian yang sesuai dengan standar teknis bangunan hunian tetap.
Menurut Stephanus, Tatalogam Group memiliki teknologi rumah prefabrikasi yang dapat dibangun dengan cepat, harga terjangkau, dan tahan gempa.
Baca juga : Universitas Borobudur Siapkan Beasiswa Rp 8 Miliar Untuk Masyarakat
Stephanus menambahkan, rumah dengan sistem modular berbasis baja ringan seperti produk Domus yang dikembangkan Tatalogam memiliki potensi besar untuk mendukung program nasional penyediaan 3 juta rumah.
“Kami harap ke depan ada pilot project pengembangan rumah beserta dengan pengujian teknis bersama antara Kementerian PKP, asosiasi, dan dunia usaha. Tanpa regulasi yang akomodatif, inovasi tidak akan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Sebagai informasi, selain untuk hunian tetap, rumah Domus Tatalogam Lestari telah digunakan dalam sejumlah proyek rehabilitasi dan relokasi bencana.
Bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1994 ini telah membangun ribuan unit rumah tahan gempa di berbagai daerah antara lain Cianjur, Pasaman, Luwuk Utara, Konawe Utara, Mamuju dan Sumbawa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya