Dark/Light Mode

Bos Danantara: BSI Punya Peran Penting Kembangkan Ekosistem Halal

Kamis, 26 Juni 2025 19:50 WIB
(Foto: Dwi Ilhami/RM)
(Foto: Dwi Ilhami/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan P Roeslani menyebut PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memiliki peran penting, terutama dalam pengembangan aset dan budaya syariah yang masih sangat luas potensinya.

Menurutnya, lanskap global saat ini dipenuhi dengan berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian geopolitik, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi dan ekonomi. 

“Dalam situasi seperti ini, kita dituntut untuk menemukan sumber pertumbuhan baru yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh. Salah satunya melalui keuangan syariah,” katanya dalam pembukaan BSI International Expo 2025 di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Mengacu pada Roadmap Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Ekonomi dan Keuangan Syariah 2025–2045, Rosan menekankan bahwa kemajuan industri keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Dari beberapa skoring, Indonesia masih berada pada nomor tiga di global halal industri. Padahal Indonesia memiliki potensi lebih dari 80 persen konsumen Indonesia yang telah menyadari pentingnya produk halal. 

Baca juga : Lewat Transplantasi Karang, PLN EPI dan Warga Baubau Jaga Ekosistem Laut

Pasar domestik sebenarnya sudah sangat siap untuk mendukung pertumbuhan industri halal. 

“Namun, tantangan tetap ada, mulai dari literasi halal yang masih rendah di kalangan pelaku usaha hingga belum optimalnya harmonisasi sertifikasi halal antarnegara,” ucapnya.

Untuk itu, kata Rosan, penguatan ekosistem halal tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara regulator, pelaku usaha, konsumen, dan lembaga keuangan seperti BSI. 

“Dengan semangat yang agile, inovatif, dan berkelanjutan, BSI terus menjalin kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam ekonomi syariah global,” tuturnya.

BSI International Expo 2025 merupakan wujud nyata dari upaya tersebut, sebuah langkah strategis untuk mendorong Indonesia meraih peringkat teratas dalam Global Islamic Economy Indicator.

Baca juga : Mantan Kepala BIN Ungkap Peran Intelijen Asing Terapkan Proxy Adu Domba

Ekosistem Halal menawarkan solusi strategis terhadap tantangan global saat ini. Ekosistem ini menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Indonesia. Jadi ekosistem halal tidak lagi menjadi alternatif, tetapi menjadi arus utama untuk pertumbuhan ekonomi. 

“BSI International Expo 2025 dirancang sebagai wadah pertemuan antara pelaku usaha, komunitas, regulator, dan masyarakat dalam membangun ekosistem halal yang menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengapresiasi dukungan Pemerintah, Regulator, Danantara, Kementerian dan semua stakeholders atas dukungan terhadap BSI dan industri halal. 

Bank Syariah Indonesia sebagai bank syariah terbesar yang berada dalam naungan Danantara Indonesia, siap menjadi agregator pertumbuhan ekosistem halal Indonesia. 

‘’Islamic ecosystem baik dari sisi makanan dan minuman halal, fesyen, farmasi dan kosmetik serta wisata halal menyimpan potensi bisnis yang besar yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat,” katanya.

Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, PVTPP Kebut Layanan Perizinan Dan Pengembangan Varietas

Anggoro mengapresiasi dukungan dan sinergi Danantara untuk membantu BSI meningkatkan 

ekosistem halal. Saat ini BSI fokus menawarkan produk uniqueness syariah seperti emas dan Islamic ecosystem dalam hal ini layanan haji dan umrah. 

“BSI menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, di mana demand terhadap produk berbasis emas dan layanan haji dan umrah cukup tinggi,” jelasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.