Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ALS Buka Peluang Pengusaha Dan Investor Lokal Garap Industri Laundy Nasional
Jumat, 18 Juli 2025 20:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Alliance Laundry Systems (ALS), produsen peralatan laundry komersial di dunia dengan merek-merek ikonik seperti Speed Queen, Unimac, Huebsch, Primus, dan IPSO, kini menawarkan peluang emas bagi para pengusaha dan investor lokal untuk turut serta dalam mentransformasi industri laundry nasional.
Senior Sales Director APAC, Alliance Laundry (Thailand) Co Ltd. Eddie Tay mengatakan, ALS, dengan jaringan distributor resminya yang luas, telah mendorong ekspansi pesat bisnis laundromat di Indonesia.
“Estimasi saat ini menunjukkan lebih dari 5.200 penyedia jasa full-service laundry menggunakan peralatan ALS, dan 194 penyedia jasa laundry dengan konsep self-service,” ujar Eddie dalam keterangan resmi, Jumat (18/7/2025).
Jumlah gabungan laundromat dan penyedia jasa laundry yang menggunakan merek-merek ALS diproyeksikan akan terus bertumbuh, seiring meningkatnya kebutuhan gaya hidup masyarakat urban, wisatawan, dan pelaku perjalanan bisnis.
“Pasar laundry Indonesia sangat menjanjikan untuk investasi, dipacu oleh urbanisasi yang cepat dan pergeseran gaya hidup menuju kenyamanan,” ucap Eddie.
Baca juga : Elnusa Perkuat Peran di Hulu Migas Nasional
Fasilitas modern kini bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan, baik bagi masyarakat kota yang sibuk maupun bagi pelaku bisnis yang mengutamakan efisiensi dan kualitas.
Menurutnya, kondisi pasar ini menghadirkan peluang yang menjanjikan bagi pemilik usaha dan investor yang ingin berinvestasi di industri yang solid, dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.
“Bagi para investor dan mitra baru, hal ini merupakan kesempatan menguntungkan untuk menjajaki model bisnis berkelanjutan dengan potensi pengembalian modal yang tinggi,” katanya.
Pertumbuhan industri yang stabil didukung oleh permintaan yang meningkat, dan basis pelanggan berulang, memberikan imbal hasil investasi yang menarik, terutama jika didukung oleh peralatan terdepan, dan sistem pendukung menyeluruh dari ALS.
Eddie mengatakan, Alliance Laundry Systems menawarkan lebih dari sekadar peralatan, ALS menyediakan model kemitraan menyeluruh yang didukung oleh pengalaman global selama puluhan tahun dan inovasi teknologi.
Baca juga : Gagasan Sumitro Dan Asta Cita Jadi Fondasi Strategi Baru Industrialisasi Nasional
“Merek-merek ALS dikenal secara global karena daya tahannya, efisiensi energi, dan kualitas pencucian yang unggul, sebuah proposisi nilai yang mencakup seluruh kebutuhan jasa laundry,” ucapnya.
Menurutnya, perusahaan secara aktif menjalankan rencana ekspansi agresif di seluruh Indonesia, dengan target menghadirkan 1.000 self-service laundromat dalam 3 tahun.
ALS juga akan menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi regional, dengan terus melakukan peningkatan dalam teknologi dan infrastruktur agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah.
“Melihat prospek yang menjanjikan ini, ALS mengundang para pemilik bisnis, pengusaha, dan investor, untuk bergabung dalam perjalanan menuju pertumbuhan dan modernisasi ini,” tutur Eddie.
Bentuk kolaborasi yang ditawarkan mencakup kemitraan sebagai dealer, hingga investasi langsung dalam proyek laundromat.
Baca juga : Menperin Paparkan Strategi Baru Industrialisasi Nasional Di Universitas Hiroshima
“Tentunya kami akan mendukung dengan produk kelas dunia dan keahlian industri kami,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendorong pertumbuhan industri laundry di Indonesia, Alliance Laundry Systems membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha dan investor yang tertarik mengeksplorasi peluang di sektor ini.
“Alliance Laundry Systems, menggerakkan revolusi laundry di Indonesia, menciptakan nilai bagi mitra kami, dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari melalui inovasi,” pungkas Eddie.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya