Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
226 Petani Sawit Sulteng Dapat Pelatihan Komplit Dari AKPY, BPDP Dan Ditjenbun
Senin, 21 Juli 2025 20:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 226 petani sawit di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya dari kabupaten Morowali dan Morowali Utara mendapat kesempatan mengikuti kegiatan pelatihan. Pelatihan terdiri dari tiga jenis pelatihan yaitu Penguatan kelembagaan, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, serta Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit.
Secara rinci, 120 peserta dari Kabupaten Morowali terbagi menjadi (30 peseta di kelas Penguatan Kelembagaan), 60 peserta di kelas Pengelolaan Sarana dan Prasarana), dan 30 peserta di kelas Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit).
Sedangkan, 106 peserta dari Kabupaten Morowali Utara, terbagi menjadi 75 peserta kelas Pengelolaan Sarana dan Prasarana dan 31 peserta di kelas Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit). Khusus pelatihan penguatan kelembagaan diadakan pada 11 – 20 Juli 2025, sementara untuk jenis pelatihan lainnnya, diselenggarakan pada 17 – 20 Juli 2025. Kegiatan ini diselenggarakan, di dua lokasi (hotel ternama) yang berbeda di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Baca juga : Dirjen PAS Siapkan Napi Mandiri Dengan Pelatihan Jahit Dan Beternak
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS). Terselenggara adanya kolaborasi antara Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) sebagai pelaksana, dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan Direktorat Jenderal Perkebunan – Kementerian Pertanian yang memberikan rekomendasi peserta, melibatkan dinas-dinas terkait di provinsi dan kabupaten.
Lucki Bagus, Plt Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan - BPDP, menyampaikan kegiatan pelatihan ini bagian dari program Pengembangan SDM PKS dari BDPD. Hal ini menunjukkan komitmen dari pemerintah yang diperuntukkan kepada petani sawit untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan.
“Untuk jenis pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan petani sawit di daerah masing-masing. Pada pelaksanannya, kami yakin narasumber dari AKPY memiliki kemampuan sesuai dengan bidangnya. Maka, kami sampaikan selamat kepada peserta yang berkesempatan mengikuti pelatihan ini, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya, saat menyampaikan sambutan, pada Kamis (17 Juli 2025), di salah satu hotel di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Baca juga : Sektor Perikanan Layak Dapat Perhatian Lebih Dari Negara
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur AKPY, Idum Satia Santi, SP,MP, menambahkan tujuan dari pelatihan petani sawit yaitu untuk meningkatkan SDM petani sawit dari sisi pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, kemandirian, dan mampu berdaya saing. Sebagai upaya mendukung keberlanjutan dan meningkatkan produktivitas industri kelapa sawit.
“Semakin banyak petani sawit yang mendapat atau mengikuti pelatihan maka pengelolaan kebun sawitnya lebih baik, sehingga keberlanjutan industri sawit dapat terjamin,” ucapnya, mewakili Direktur AKPY, Dr. Sri Gunawan, SP,MP yang berhalangan hadir.
Dikatakan, Idum, kelapa sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang mengantarkan negara ini sebagai produsen minyak nabati di dunia. Di dalam sektor industri sawit, petani sawit menjadi bagian penting dalam mendukung produksi sebagai penghasil Tandan Buah Segar (TBS). Di antaranya, petani sawit dari Kabupaten Morowali dan Morowali Utara yang menjadi sentra sawit di Sulawesi Tengah.
Baca juga : I Made Wirawan Sedih Ditinggal Pelatih Kiper Asal Brazil
“Maka, melalui pelatihan tersebut, kami berharap para peserta dari masing-masing kelas (kelas penguatan kelembagaan, sarana dan prasarana, serta teknis pemetaan. Usai pelatihan dapat menerapkan ilmunya minimal di kebunnya sendiri dan menjadi agen perubahan (sampaikan ilmunya kepada petani sawit lainnya) agar tata kelolanya lebih baik untuk perkelapasawitan Indonesia berkelanjutan,” katanya.
Pada pelaksanaan pelatihan, pihak AKPY menghadirkan narasumber yang memiliki kapasitas di bidangnya (praktisi kebun dan akademisi), sesuai dengan jenis pelatihan. Materi yang disampaikan dengan cara inovatif, menggabungkan metode cerahah, diskusi dan praktik. Hal ini untuk memudahkan transfer pengetahuan kepada peserta agar lebih mudah dipahami dan nantinya bisa dipraktikkan para peserta.
Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman dan menambah wawasan, pihak AKPY juga akan mengajak para peserta untuk mengunjungi perusahaan perkebunan (Astra Agro Lestari Group) yang berada di kabupaten Pasangkayu – Sulawesi Barat. Pada kunjungan itu, para peserta akan mendapatkan penjelasan dari pihak perusahaan sesuai dengan jenis pelatihan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya