Dark/Light Mode

KCIC Ingatkan Curi Fasilitas Whoosh Bisa Dipenjara 5 Tahun

Rabu, 23 Juli 2025 13:24 WIB
KCIC Ingatkan Curi Fasilitas Whoosh Bisa Dipenjara 5 Tahun

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa tindakan mengambil atau membawa fasilitas Kereta Cepat Whoosh tanpa izin, termasuk melepas dan membawa bantal kepala, merupakan bentuk pencurian. Aksi tersebut dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyatakan, bahwa fasilitas seperti bantal kepala pada kursi kereta bukanlah barang yang boleh dibawa pulang oleh penumpang. 

Baca juga : ACC Hadirkan Penyediaan Fasilitas Pendidikan Di Pelosok

“Tindakan seperti ini bukan hanya mengurangi kenyamanan perjalanan, tapi juga merupakan tindak pidana. Kami terus mengedukasi pengguna Whoosh agar senantiasa bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum,” ujar Eva dalam keterangannya Rabu (23/7/2025).

Sebelumnya, pada Sabtu, 19 Juli 2025 lalu, seorang penumpang tertangkap melalui CCTV saat melepas dan membawa bantal dari Whoosh G1063 keberangkatan dari Stasiun Halim. Dari rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diketahui, dan yang bersangkutan kini telah diamankan oleh pihak Kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Baca juga : Pertamina Fasilitasi Sobat Disabilitas Denpasar Bangun Usaha Kopi

Selain itu, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, KCIC mengingatkan bahwa sejumlah tindakan di lingkungan Whoosh dapat dikenai sanksi pidana, seperti pencurian barang milik penumpang lain, tindakan kekerasan terhadap petugas, pengrusakan fasilitas, serta pencurian fasilitas layanan seperti bantal, perlengkapan petugas, atau fasilitas Whoosh lainnya. 

Eva menegaskan, seluruh tindakan tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan KCIC mengajak seluruh penumpang untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama dengan tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Baca juga : Prabowo Tinggalkan Brasil Usai Lawatan Kenegaraan

“KCIC mengajak seluruh penumpang Whoosh untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan. Perilaku bertanggung jawab dari setiap penumpang menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana aman, nyaman, dan berkelas di layanan Kereta Cepat Whoosh.” tutup Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.