Dark/Light Mode

Indobursa Exchange Catat 10.725 Ton Transaksi CPO Di Pekan Pertama

Jumat, 1 Agustus 2025 18:57 WIB
Direktur Utama Indobursa Exchange, Agung Rihayanto. (Foto: Indobursa)
Direktur Utama Indobursa Exchange, Agung Rihayanto. (Foto: Indobursa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indobursa Exchange (IX), bursa komoditi terbaru di Indonesia, mengumumkan keberhasilan peluncuran perdana perdagangan Crude Palm Oil (CPO) pada 25 Juli 2025. Dalam sepekan pertama operasionalnya, IX mencatatkan volume transaksi sebesar 10.725 ton, menandai tonggak penting dalam upaya Indonesia menjadi pusat acuan harga komoditas global.

Direktur Utama Indobursa Exchange, Agung Rihayanto, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai penentu harga komoditas unggulan dunia.

“Kehadiran Indobursa Exchange merupakan langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai penentu harga komoditas global. Kami optimis, bursa ini akan menjadi platform krusial yang meningkatkan transparansi dan daya saing perdagangan CPO nasional,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

Baca juga : Momen Seru Airlangga Tirukan Gerakan Viral Pacu Jalur Di Depan Wartawan

Kunci keberhasilan IX mencapai volume transaksi signifikan dalam waktu singkat terletak pada likuiditas perdagangan. Untuk memastikan kelancaran transaksi sejak hari pertama, IX melibatkan sejumlah market maker profesional yang memiliki kredibilitas tinggi dan jaringan internasional.

Para market maker tersebut tidak hanya berperan sebagai penyedia likuiditas, tetapi juga memiliki aliansi strategis dan kemampuan melakukan lindung nilai di bursa global. Strategi ini dirancang untuk menjamin kedalaman pasar dan memberikan kepercayaan kepada para pelaku usaha dan hedger bahwa transaksi mereka dapat dijalankan secara efisien.

IX mengakui bahwa salah satu tantangan utama dalam membangun bursa komoditi domestik adalah meyakinkan para pelaku industri CPO untuk bertransaksi di dalam negeri. Untuk itu, Indobursa secara proaktif mengajak para pemilik dan pengguna CPO untuk ikut serta dalam perdagangan domestik, dengan jaminan likuiditas sebagai strategi utama.

Baca juga : Pertamina Tantang Generasi Muda Wujudkan Transisi Energi Lewat Pertamuda 2025

Di sisi lain, IX juga menghadapi tantangan dalam meningkatkan partisipasi investor ritel. Sebagai respons, IX akan melaksanakan program edukasi publik secara masif untuk memperkenalkan instrumen investasi komoditi berjangka, khususnya CPO, kepada masyarakat Indonesia. IX percaya bahwa peningkatan partisipasi publik akan mendorong pendalaman likuiditas pasar secara signifikan, sebagaimana yang terjadi di bursa-bursa global terkemuka.

Sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem pasar, IX menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Perkembangan Bursa CPO di Indonesia Melalui Indobursa Exchange” pada 30 Juli 2025. Acara ini melibatkan para pemangku kepentingan utama dan pelaku industri CPO dari seluruh Indonesia.

Diskusi ini bertujuan untuk menjalin dialog konstruktif, mengidentifikasi peluang, dan menyusun strategi bersama dalam mengembangkan pasar CPO domestik agar lebih likuid, efisien, dan kompetitif di pasar global.

Baca juga : Swiss-Indonesia Perkuat Kerja Sama Transformasi Kesehatan & Farmasi

Indobursa Exchange (PT Indo Bursa Karisma Berjangka) adalah bursa komoditi Indonesia yang berfokus pada perdagangan produk-produk komoditas unggulan, dengan CPO sebagai fokus utama. IX bekerja sama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai mitra kliring dan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sebagai mitra serah terima fisik CPO.

Dengan dukungan infrastruktur kuat, regulasi yang kondusif, serta komitmen terhadap inovasi dan transparansi, IX memiliki visi untuk menjadikan Indonesia sebagai acuan harga global bagi komoditas-komoditas unggulan nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.