Dark/Light Mode

Refund Tiket Mencapai 22.664

80 Perjalanan Dibatalkan 42 Memutar, Dirut KAI Didiek Hartantyo Minta Maaf

Minggu, 3 Agustus 2025 15:36 WIB
Dirut KAI Didiek Hartantyo (tengah) minta maaf kepada seluruh pelanggan, atas anjloknya KA Argo Bromo Anggrek yang mengakibatkan 80 perjalanan KA dibatalkan dan 42 lainnya terpaksa memutar. (Foto: dok. KAI)
Dirut KAI Didiek Hartantyo (tengah) minta maaf kepada seluruh pelanggan, atas anjloknya KA Argo Bromo Anggrek yang mengakibatkan 80 perjalanan KA dibatalkan dan 42 lainnya terpaksa memutar. (Foto: dok. KAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, atas terganggunya layanan akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang, pada Jumat (1/8/2025). Setelah upaya intensif, kedua jalur yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api.

Sejak kejadian anjlok, selama 19 jam, lebih dari 200 personel teknis dan tim manajemen KAI dikerahkan untuk melakukan evakuasi, perbaikan jalur, serta rekayasa pola operasi demi meminimalkan dampak bagi pelanggan.

 

KAI bergerak cepat memulihkan jalur kereta yang terdampak anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di emplasemen Stasiun Pagadenbaru Subang, Jawa Barat. (Foto: dok. KAI)


“Kami menyadari sepenuhnya, insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berterima kasih atas kesabaran dan pengertian yang telah diberikan,” ujar Didiek, Minggu (3/8/2025).

Evakuasi rangkaian kereta selesai dilakukan pada Jumat (2/8/2025) pukul 07.00 WIB, sementara perbaikan jalur berlanjut hingga Sabtu (3/8/2025) pagi.

Jalur kembali dapat digunakan sejak Sabtu (3/8/2025) pukul 10.57 WIB, dan dilewati pertama kali oleh KA Argo Lawu dengan kecepatan terbatas.

Baca juga : Dokumentasi Perjalanan Kepemimpinan Dirut KAI Didiek Hartantyo

Akibat insiden ini, total 80 perjalanan kereta terpaksa dibatalkan. Sementara 42 perjalanan lainnya dialihkan melalui jalur memutar via Purwokerto – Kroya – Bandung.

Meski terdampak cukup signifikan, operasional kereta api mulai menunjukkan pemulihan. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan per Sabtu (2/8/2025) siang hingga Minggu (3/8/2025) diperkirakan mencapai 94 persen.

Per Minggu (3/8/2025) pukul 09.15 WIB, KAI telah berhasil memproses pembatalan 22.664 tiket pelanggan untuk periode perjalanan 1 hingga 3 Agustus.

KAI memastikan, pihaknya melakukan respons cepat dalam mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan.

Dalam periode yang sama, sebanyak 440.581 pelanggan tetap melakukan perjalanan dari total kapasitas 483.296 tempat duduk yang tersedia.

KAI memberikan pengembalian dana penuh 100 persen bagi pelanggan yang melakukan pembatalan tiket akibat gangguan ini. Pengajuan refund dapat dilakukan di stasiun hingga 7x24 jam setelah jadwal keberangkatan.

Baca juga : Dihujani Protes Keras, PM Israel Benjamin Netanyahu Minta Maaf

Selain itu, KAI juga menyediakan kompensasi berupa service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan.

“Namun dalam pelaksanaan berbagai upaya tersebut, kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Terutama, bagi yang mengalami keterlambatan signifikan saat berada di atas kereta, menunggu kepastian waktu keberangkatan, hingga mengantre untuk proses refund di stasiun," tutur Didiek.

"Kami juga menyadari bahwa penyiapan layanan service recovery (SR) di beberapa titik masih memerlukan peningkatan,” lanjutnya.

Saat ini, layanan kereta api menunjukkan tren pemulihan. Per Sabtu (3/8/2025), dari total 72 perjalanan KA dari arah timur menuju Jakarta, sebanyak 65 KA tiba tepat waktu, dan 7 KA mengalami keterlambatan.

Untuk saat ini, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan operasional kereta api 60 km/jam di lokasi pasca kejadian Pegadenbaru, sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Kecepatan tersebut akan ditingkatkan secara bertahap menuju kondisi normal 120 km/jam, seiring evaluasi teknis yang ketat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan.

Baca juga : 4 Perjalanan KA Dibatalkan Akibat Banjir Semarang, KAI Minta Maaf

Seluruh jajaran Direksi KAI juga turun langsung ke lokasi sejak hari pertama, untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Proses Investigasi

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat ini tengah melakukan investigasi terhadap musibah anjloknya KA Argo Bromo Anggrek, untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

Terkait hal tersebut, Didiek memastikan, KAI terus berupaya memperbaiki seluruh aspek layanan, termasuk dalam penanganan kondisi krisis seperti ini.

"Bagi kami, pelayanan dan keselamatan pelanggan adalah yang utama. Kami menjadikan setiap tantangan sebagai bahan introspeksi untuk memperkuat sistem, meningkatkan kecepatan respons, dan menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin andal,” tandas Didiek.

Informasi lebih lanjut terkait layanan pelanggan dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121 (021-121), WhatsApp 0811-1211-1121, atau aplikasi Access by KAI.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.