Dark/Light Mode

Bank Mandiri Sediakan QRIS Tap Di Bus Damri Yogyakarta

Senin, 11 Agustus 2025 16:50 WIB
Bank Mandiri menghadirkan QRIS Tap untuk pembayaran transportasi publik di Yogyakarta. Dimulai dari bus Damri dan segera diikuti layanan KRL Commuterline. (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Bank Mandiri menghadirkan QRIS Tap untuk pembayaran transportasi publik di Yogyakarta. Dimulai dari bus Damri dan segera diikuti layanan KRL Commuterline. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) Tap untuk pembayaran transportasi publik di Yogyakarta. Dimulai dari bus Damri dan segera diikuti layanan KRL Commuterline pada September 2025.

Senior Vice President (SVP) Digital Retail Banking Bank Mandiri Yanto Masyap mengatakan, upaya tersebut menjadi langkah Bank Mandiri memperkuat komitmennya mendukung akselerasi transformasi digital di sektor keuangan, dengan memperluas implementasi fitur QRIS Tap di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Setelah sebelumnya sukses digunakan di MRT Jakarta dan di berbagai merchant retail, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), serta restoran di seluruh Indonesia, kini Bank Mandiri “Hadirnya QRIS Tap Livin’ pada moda transportasi di Yogyakarta mencerminkan komitmen perseroan dalam memperluas inklusi keuangan berbasis teknologi,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (11/8/2025).

Hal ini juga sejalan dengan sinergi antara Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Dengan QRIS Tap, nasabah Bank Mandiri kini dapat melakukan transaksi nontunai saat naik bus Damri, cukup dengan menempelkan ponsel berfitur Near Field Communication (NFC) ke mesin pembaca (reader) di loket Damri.

Baca juga : Menpora Dito Ariotedjo Luncurkan CKG Dan Jak Star Di SMK Negeri 26 Jakarta

Pengguna juga dapat memilih sumber dana dari tabungan atau kartu kredit yang telah terhubung ke aplikasi Livin’ by Mandiri.

Lewat fitur ini, Bank Mandiri ingin memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat, terutama pengguna transportasi umum.

“Tidak perlu lagi membawa kartu atau uang tunai. Cukup dengan ponsel ber-NFC dan bayar langsung lewat Livin’ by Mandiri,” ujar Yanto.

Untuk KRL Commuterline di Yogyakarta, fitur ini akan memungkinkan nasabah melakukan tap-in saat masuk stasiun dan tap-out saat keluar.

Mempercepat proses Penerapan QRIS Tap merupakan bagian dari akselerasi pemanfaatan teknologi NFC, dalam sistem pembayaran yang seamlesss dan real-time, tanpa mengesampingkan aspek keamanan.

Baca juga : Gelar RUPSLB, Bank Mandiri Tunjuk Riduan Jadi Dirut

Saat ini, fitur tersebut tersedia untuk perangkat Android yang mendukung NFC, dan pengembangan untuk sistem lain sedang dilakukan.

“Bank Mandiri menilai sektor transportasi sebagai sektor strategis dengan volume transaksi tinggi dan mobilitas masyarakat yang tinggi, sehingga ideal untuk didorong melalui digitalisasi pembayaran,” ucap Yanto.

Fitur QRIS Tap juga akan dikembangkan ke moda lain seperti TransJakarta, LRT (Light Rail Transit), hingga layanan antarkota.

Dengan lebih dari 31,6 juta pengguna aktif Livin’ by Mandiri dan total nilai transaksi mencapai Rp 1.744 triliun hingga Mei 2025, Bank Mandiri memiliki infrastruktur digital yang solid untuk mendorong adopsi QRIS Tap secara masif. Bank Mandiri juga mengoperasikan ratusan ribu mesin EDC di seluruh Indonesia yang terintegrasi dalam ekosistem QRIS nasional. Termasuk di merchant retail, UMKM, dan restoran. Yanto mengatakan, fitur QRIS Tap hadir sebagai pelengkap metode pembayaran QRIS reguler yang telah tersedia di Livin’.

“Dengan begitu, nasabah memiliki fleksibilitas lebih dalam memilih metode pembayaran sesuai kebutuhannya, semua dalam satu aplikasi,” katanya.

Baca juga : Kolaborasi IAS Dan Bank Mandiri Hadirkan Layanan Joumpa Di Fitur Livin’ Sukha

Bank Mandiri berharap kehadiran QRIS Tap di Yogyakarta menjadi langkah strategis, untuk memperluas akses layanan keuangan digital yang lebih merata di seluruh Indonesia.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus berinovasi dan bersinergi dengan regulator, serta pelaku industri guna menciptakan sistem pembayaran yang inklusif, efisien, dan memberdayakan masyarakat,” pungkas Yanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.