Dark/Light Mode

DEN Klaim Produksi Migas Nasional Sudah On Track

Jumat, 22 Agustus 2025 21:15 WIB
Anggota DEN, Abadi Poernomo
Anggota DEN, Abadi Poernomo

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Energi Nasional (DEN) menilai, tren peningkatan produksi minyak dan gas (migas) nasional berjalan sesuai jalur (on track). 

Optimisme ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan energi sebagai agenda prioritas, termasuk peningkatan produksi migas, transisi energi bersih, serta subsidi energi tepat sasaran.

Anggota DEN, Abadi Poernomo menyatakan, target produksi satu juta barel minyak per hari pada 2030 masih realistis. 

Baca juga : PGN Kembali Pasok Gas Ke Kemenhan Dan TNI

Data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) menunjukkan lifting minyak naik 4.000 barel per hari, dari 576.000 bph pada pertengahan 2024 menjadi 580.000 bph di periode sama 2025.

"Peningkatan lifting ini sudah on track. Namun, kesenjangan antara kebutuhan BBM nasional sekitar 1,5 juta bph dengan hasil lifting masih memaksa kita impor minyak mentah maupun produk jadi," ujar Abadi di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Abadi menilai, target satu juta bph akan menjadi kunci menuju swasembada energi. SKK Migas sendiri telah menggenjot eksplorasi cadangan baru, reaktivasi sumur tua, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). 

Baca juga : Kado HUT Ke-80 RI, Produksi Migas Pertamina Prabumulih Melonjak Tajam

"Penemuan cadangan baru mutlak dibutuhkan karena sumber daya fosil pada akhirnya akan habis," katanya.

Presiden Prabowo sebelumnya menyoroti tingginya beban impor migas saat membuka IPA Convex 2025. 

Dalam setahun, Indonesia mengimpor migas senilai 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 650 triliun. Karena itu, peningkatan produksi dalam negeri dinilai mendesak untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.