Dark/Light Mode

Resmikan Apple Developer Academy Di Bali

Menperin: Inovasi Digital Berpeluang Meningkat

Sabtu, 30 Agustus 2025 06:35 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mendorong masuknya investasi asing ke Indonesia. Selain memberikan keuntungan ekonomi, investasi juga diharapkan memperluas ekosistem digital dan menciptakan inovasi teknologi.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam peresmian beroperasinya Apple Developer Academy di Binus Bali. Kehadiran akademi ini disebut sebagai kemajuan in­vestasi Apple di Indonesia.

Beroperasinya Apple Developer Academy di Bali bagian dari pemenuhan komitmen in­vestasi perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu. Akademi ini diharapkan memper­luas ekosistem digital nasional, sekaligus mendukung penerapan Tingkat Komponen Dalam Neg­eri (TKDN) berbasis inovasi.

Menurut Agus, Apple De­veloper Academy telah menye­diakan fasilitas dan kurikulum untuk membantu pelajar Indone­sia mengembangkan pola pikir inovatif, keterampilan digital, serta keahlian yang diperlukan untuk menjadi pengembang kelas dunia.

Baca juga : Kinerja Perbankan Moncer, Ekonomi RI Tahan Banting

“Peresmian ini tidak hanya me­nandai kemajuan investasi Apple dalam inovasi di Indonesia. Tapi juga membuka peluang lebih besar bagi tumbuhnya inovasi di dalam negeri. Kami menantikan kemitraan yang terus berlanjut dengan Apple di Indonesia,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Ke­menperin dan Apple. MoU men­jadi dasar pelaksanaan berbagai program pengembangan inovasi. Termasuk keberlanjutan Apple Developer Academy, rencana pendirian akademi baru, pem­bentukan Apple Innovation and Software Technology Institute, Apple Professional Developers Institute. Serta pusat riset dan pengembangan perangkat lu­nak Apple di Indonesia melalui Indonesia Chips Design Collaborative Center (ICDEC).

“Pembukaan Apple Developer Academy @BINUS Bali bagian dari komitmen tersebut. Sekaligus bukti nyata kontribusi Apple meningkatkan kapasitas talenta digital Indonesia dan memperkuat ekosistem inovasi nasional,” jelas Agus.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transpor­tasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta me­nambahkan, keberadaan aka­demi ini mampu mendorong ekosistem industri nasional.

Baca juga : Exit Tol Cipete-Pondok Labu Ditutup Saat Jam Sibuk Sore

Setia menyebut, pada kuartal I-2025, sektor industri barang logam, komputer, barang elek­tronik, optik dan peralatan listrik tumbuh 6,18 persen, melam­paui pertumbuhan ekonomi nasional.

Khusus subsektor perangkat telepon genggam, komputer genggam dan tablet, produksi dalam negeri sepanjang 2024 mencapai 48,89 juta unit. Hing­ga triwulan II-2025 tercatat 14,27 juta unit.

Apple Developer Academy berlokasi di Parc23, Denpasar, dengan kapasitas 220 peserta per angkatan. Fasilitas akademi dirancang modern, dilengkapi ruang kolaborasi, area pembe­lajaran fleksibel, dan ruang kon­ferensi untuk mendukung proses belajar kreatif dan inklusif.

Akademi ini merupakan Ap­ple Developer Academy inter­nasional pertama di Asia, hasil kolaborasi antara Apple dengan BINUS University. Program in­tensif berdurasi sembilan bulan terbuka untuk peserta berusia 18 tahun ke atas, tanpa memandang latar belakang pendidikan.

Baca juga : Cinta Laura, Belum Yakin Nikah Dengan Arya Vasco

Melalui pendekatan Chal­lenge-Based Learning (CBL), peserta dilatih dalam keterampilan teknis seperti coding dan desain, serta keterampilan profesional seperti komunikasi, kepemimpinan dan pemecahan masalah.

Sejak hadir di Indonesia, Apple Developer Academy telah menghasilkan lebih dari 2.000 alumni, dengan 89 persen di antaranya terserap di dunia kerja. Termasuk di startup teknologi, perbankan, kesehatan dan manufaktur.

Beberapa karya inovatif yang lahir, antara lain HerLens, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk deteksi dini kanker serviks, serta PetaNetra, aplikasi navigasi ber­basis augmented reality untuk penyandang disabilitas netra.

“Kami percaya kehadiran Apple Developer Academy @BINUS Bali akan menjadi katalisator dalam meningkat­kan daya saing bangsa, mem­perkuat industri elektronika dan telekomunikasi, serta membuka lapangan kerja baru di era ekonomi digital,” kata Setia. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.