Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Revolusi AI Nasional, Dyna.Ai Hadirkan Solusi Agentic AI Untuk Industri
Jumat, 26 September 2025 07:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dyna.Ai, perusahaan Al-as-a-Service berbasis di Singapura, menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran resmi Dyna.Ai di Tanah Air melalui ajang Dyna Day 2025 di Jakarta.
Peluncuran Dyna Ai ini mempertemukan para pemimpin industri teknologi finansial dan asuransi untuk membahas pemanfaatan Agentic AI (Artificial Intellingence), kecerdasan buatan yang mampu memahami konteks, mengambil keputusan mandiri, dan bertindak secara intuitif, sebagai pendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Pada kesempatan tersebut, AI National Roadmap Advisor, Andreas Tjendra mengatakan, potensi besar AI secara global maupun nasional.
Baca juga : Pertamina NRE Tawarkan Solusi Terpadu untuk Efisiensi Energi Industri
“Secara global, AI diperkirakan akan berkontribusi hingga 15,7 triliun dolar AS bagi perekonomian. Di Indonesia sendiri, World Bank memperkirakan AI dapat memberikan dampak hingga 10 persen dari PDB nasional," ujar Andreas dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).
Andreas menambahkan, saat ini Indonesia berada pada posisi strategis untuk memimpin ‘Revolusi Nasional AI,’ berbekal populasi besar dan percepatan adopsi digital.
Wakil Sekretaris Jenderal II Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Saat Prihartono mengatakan, bahwa kesiapan perusahaan fintech lokal yang disebutnya “beyond ready and beyond aligned” untuk mengadopsi AI, meski masih menghadapi kendala seperti keterbatasan talenta, infrastruktur, serta keterampilan adopsi.
“AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, menyederhanakan proses operasional, dan memperkuat keterlibatan pelanggan, sehingga mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang lebih dinamis,” ujar Prihartono.
Baca juga : Resolusi PBB, Palestina, dan Konsistensi Indonesia di Garis Depan
Lebih lanjut, Kepala Departemen Klaim dan Manfaat Asuransi Jiwa Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Dian Budiani mengatakan, peran transformasional AI dalam mengatasi tantangan industri.
Menurutnya, peningkatan klaim kesehatan, proses bisnis yang kompleks, serta rendahnya kepercayaan konsumen merupakan tantangan utama.
"Agentic AI dapat menjadi solusi transformatif dengan menyederhanakan proses klaim, meningkatkan efektivitas deteksi fraud, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul," ujar Dian.
Sementara itu, Lawrence Lu, Managing Director dan Head of Southeast Asia Dyna.Ai, Lawrence Lu memaparkan, bagaimana solusi Agentic AI dari Dyna.Ai menghubungkan praktik terbaik global dengan kebutuhan pasar lokal.
Baca juga : Kolaborasi Askrindo Dan Bank Papua Hadirkan Asuransi Kredit Kontruksi
“Agentic AI mampu beradaptasi dengan konteks budaya dan realitas bisnis. Menggabungkan otomatisasi dan wawasan lokal, kami membantu organisasi untuk berkembang lebih cepat, personalisasi layanan, serta membangun kepercayaan jangka panjang dengan pelanggan," ujar Lawrence Lu.
Ia menambahkan, berbagai solusi Dyna.Ai,mulai dari Agent Studio, Agent Store, TextGPT, VoiceGPT, hingga AvatarGPT, dirancang untuk memungkinkan perusahaan mengimplementasikan AI secara cepat dan efektif lintas platform dan bahasa, sehingga kuat dan relevan dengan konteks beragam pasar Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa kantor Dyna.Ai di Jakarta, telah resmi dibuka pada Juli 2025 guna mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, serta pengalaman digital.
"Transformasi digital bukan hanya pada teknologinya, melainkan pada manusia yang dilayaninya. AI memungkinkan respons yang tepat, adaptasi budaya, serta penciptaan nilai yang membangun kemitraan dalam ekonomi digital," pungkas Lawrence Lu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya