Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pesut Mahakam hingga Daur Ulang Tali Kapal, Anak Usaha PHI Sabet Dua Penghargaan
Jumat, 3 Oktober 2025 09:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), meraih dua penghargaan dalam ajang Corporate Social Responsibility dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR & PDB) Awards 2025 di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
PHSS menerima Gold Award melalui Program Balanipa: We Cycle, sementara PHM meraih Silver Award lewat Program Konservasi Endemik Pesut Mahakam (Komik Pesut Mahakam).
Kedua program ini dinilai berhasil menghadirkan inovasi sosial yang berkontribusi pada pembangunan desa sekaligus pelestarian lingkungan.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan desa.
Baca juga : Pertamina Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Program Tamasya Di Balikpapan
“Ayo kita bergandengan tangan bersama-sama untuk membangun desa di Indonesia. Tagline kami hari ini Bangun Desa Bangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia. Artinya, kalau kita membangun desa sejatinya kita membangun Indonesia,” ujar Yandri.
Manager Communication, Relations & CID PHI, Dony Indrawan, yang hadir menerima penghargaan, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan wujud nyata komitmen PHI dalam mengintegrasikan nilai keberlanjutan ke dalam program CSR.
“Kami percaya bahwa inisiatif sosial yang inovatif, inklusif, dan berdampak adalah fondasi penting untuk mendukung pembangunan desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” kata Dony.
Program Balanipa: We Cycle yang dijalankan PHSS bersama Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Balanipa di Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memanfaatkan kembali tali kapal bekas melalui inovasi Balanipa Rope Technology (Barotech) menjadi produk bernilai tambah.
Baca juga : Trump: Putin Bakal Mundur Dari Perang Ukraina, Jika Harga Minyak Anjlok
“Inovasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendukung pencapaian SDGs Tujuan 5, Tujuan 8, dan Tujuan 12,” jelas Dony.
Sementara itu, Program Komik Pesut Mahakam dari PHM fokus pada konservasi mamalia endemik Sungai Mahakam yang berstatus terancam punah.
Program ini dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah daerah melalui edukasi, pelatihan, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan.
“Inisiatif ini telah mendukung pengembangan Desa Pela sebagai desa wisata berbasis konservasi lingkungan yang telah diakui di tingkat nasional dan internasional,” tutur Dony.
Baca juga : Direktorat PAUD Gelar Kampanye Anak Indonesia Hebat Mulai dari Pangandaran
Dony menambahkan, PHI dan anak perusahaannya berkomitmen terus mendorong operasi hulu migas rendah karbon guna mendukung target net zero emission Indonesia 2060 atau lebih cepat.
“Di PHI, kami percaya bahwa keberlanjutan produksi migas saat ini dan di masa depan ditentukan oleh keberhasilan dalam menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, Governance (ESG),” ujarnya.
Penghargaan ini juga menegaskan kontribusi PHI dalam mendukung arah pembangunan nasional yang selaras dengan visi pemerintahan.
“Desa memiliki peranan strategis sebagaimana tercantum dalam Asta Cita ke-6 pemerintahan Indonesia, yakni membangun dari desa untuk memperkuat pemerataan ekonomi dan menekan angka kemiskinan,” pungkas Dony.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya