Dark/Light Mode

Dari Sumatera Selatan

3 Dekade SKK Migas-Medco Topang Ketahanan Energi Nasional

Minggu, 19 Oktober 2025 20:45 WIB
Irfan Eka Wardhana, VP Operation Onshore Asset Medco E&P Indonesia. [Foto: Dok]
Irfan Eka Wardhana, VP Operation Onshore Asset Medco E&P Indonesia. [Foto: Dok]

 Sebelumnya 
Program 2024–2025 mencakup fuel gas optimization, flare gas utilization, penonaktifan Enclosed Ground Flare di Keramasan, serta pemanfaatan gas buang menjadi sales gas di Lapangan Matra.

Langkah-langkah ini berhasil menekan emisi hingga ~54.000 ton CO₂e per tahun, meningkatkan efisiensi energi, sekaligus menciptakan nilai ekonomi tambahan.

Terkait hal ini, Heru Setyadi, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas menegaskan, peran South Sumatra Block sangat krusial dalam menjaga stabilitas pasokan gas nasional.

Baca juga : Hadiri Panen Raya Jagung Di Ngawi, Ibas: Petani Penjaga Ketahanan Pangan

"Keberhasilan operasi Medco E&P menunjukkan pentingnya kolaborasi SKK Migas dan KKKS dalam menjaga ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.

Melalui sinergi antara SKK Migas dan Medco E&P, lanjut Heru, operasi di South Sumatra Block akan terus menjadi bagian penting dari upaya menyediakan energi bagi Indonesia yang tumbuh dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, SKK Migas atau Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi adalah satuan kerja khusus yang diberikan tugas oleh Pemerintah RI c.q. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menyelenggarakan pengelolaan kegiatan usaha hulu Minyak dan Gas Bumi berdasarkan Peraturan Presiden No. 95/2012 jo. Peraturan Presiden No. 9/2013 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 36/2018 jo. Peraturan MESDM No. 2/2022.

Baca juga : Polda Metro Gelar Seminar Urban Farming, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama.

Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. (*) 

 

Baca juga : Beri Kuliah S3 Ilmu Hukum, Bamsoet Dorong Penyederhanaan Regulasi Nasional

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.