Dark/Light Mode

Bos BSI Beberkan 5 Strategi Perkuat UMKM Berbasis Islamic Ecosystem

Selasa, 28 Oktober 2025 20:29 WIB
BSI terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui segmen UMKM. (Foto: Dok. BSI)
BSI terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui segmen UMKM. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan memberikan fasilitas mulai dari pendampingan usaha non-bankable, akses pembiayaan hingga program inkubasi.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, UMKM menjadi segmen yang akan terus kami dorong untuk naik kelas.

Tak hanya pendampingan, UMKM juga diberikan kesempatan untuk memasarkan produknya di kancah global.

“BSI menyiapkan lima strategi utama untuk memperkuat UMKM di seluruh Indonesia, dengan pendekatan berbasis Islamic ecosystem,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/10/2025).

Baca juga : Desa Berdaya Tranformatif, Strategi Gubernur Iqbal Tangani Miskin Ekstrem Di NTB

Pertama, pengembangan sumber daya manusia untuk pelaku usaha. Kedua, memberikan sertifikasi halal. Ketiga, elaborasi hulu hingga hilir memperluas ekosistem halal, keempat, memberikan akses pembiayaan sesuai syariah dan kelima, dukungan terkait inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan industri.

Anggoro menegaskan, UMKM menjadi salah satu fokus BSI untuk menjadi entry gate pengembangan industri halal dan penguatan islamic ekosistem.

Untuk itu, BSI mendorong ekosistem kewirausahaan yang saat ini telah memiliki lebih dari 4.700 UMKM binaan yang tersebar dari Aceh hingga Makassar melalui peran BSI UMKM Center.

“Selain UMKM Center, BSI juga memiliki lebih dari 20 Desa BSI dan 35 lokasi sentra UMKM,” ujarnya.

Baca juga : Prabowo-Lula Sepakat, Indonesia-Brasil Perkuat Kerja Sama ESDM

Peran aktif BSI dalam mengembangkan industri halal memberikan pengaruh besar terhadap pertumbuhan UMKM BSI. Hingga Agustus 2025, BSI telah menyalurkan Rp52,18 triliun atau sekitar lebih dari 356ribu number of account (NOA).

“Pembiayaan ini disalurkan melalui berbagai layanan pembiayaan usaha mikro, KUR Syariah, modal kerja SME dan pembiayaan SME investasi,” katanya.

Anggoro mengungkapkan, hal lain yang menjadi penguatan BSI untuk UMKM adalah akselerasi layanan digital. Mulai dari Platform seperti Portal UMKM BSI dan Portal Salam Digital menjadi alat penting dalam ekosistem ini.

Portal UMKM BSI dirancang untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kompetensi sekaligus membangun awareness produknya.

Baca juga : Saksi Sebut Kerja Sama PT TM untuk Perkuat Stok BBM Pertamina

Sementara Portal Salam Digital, memudahkan masyarakat dalam mengajukan pembiayaan mikro secara digital.

Selain itu, penyediaan superapps Byond by BSI dan BEWIZE by BSI yang dirancang untuk aktivitas layanan perbankan dan kegiatan usahanya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.