Dark/Light Mode

Indonesia Kembali Pimpin Jaringan Produsen Vaksin Dunia

Senin, 3 November 2025 21:58 WIB
Adriansjah Azhari (tengah), Kepala Indonesia Health Institue & Pengawasan Mutu Bio Farma menyampaikan materinya saat menjadi salah satu narasumber pada hari ketiga dalam pertemuan ke-26 Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) di The Meru Sanur, Bali, Jumat (31/10/2025). Pertemuan hari ke tiga ini membahas tentang kolaborasi dan kemitraan penanganan kesehatan di kawasan ASEAN. Foto: Bio Farma
Adriansjah Azhari (tengah), Kepala Indonesia Health Institue & Pengawasan Mutu Bio Farma menyampaikan materinya saat menjadi salah satu narasumber pada hari ketiga dalam pertemuan ke-26 Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) di The Meru Sanur, Bali, Jumat (31/10/2025). Pertemuan hari ke tiga ini membahas tentang kolaborasi dan kemitraan penanganan kesehatan di kawasan ASEAN. Foto: Bio Farma

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan Tahunan ke-26 Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang atau Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) yang digelar pada 29-31 Oktober 2025 di The Meru, Sanur, Bali, telah resmi ditutup.

Selama tiga hari, forum internasional tersebut menghadirkan pembahasan mendalam terkait pendanaan, penyediaan, hingga pengembangan teknologi vaksin bagi negara-negara berkembang.

PT Bio Farma (Persero), bertindak sebagai tuan rumah acara. Forum ini turut dihadiri CEO DCVMN Rajinder Suri, Board Chair Adriansjah Azhari, Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga : Daya Saing Ekspor Bisa Turun

Dalam sesi penutupan, Rajinder menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi dan menekankan pentingnya kolaborasi global dalam memperkuat sistem vaksinasi negara berkembang.

Dia juga menyinggung sambutan Menkes Budi yang mendorong penguatan jaringan di kawasan regional untuk menciptakan nilai jangka panjang.

"Kata-kata tersebut menggambarkan situasi penuh peluang bagi tindakan berani dan kolaborasi baru," ujar Rajinder, dikutip Senin (3/11/2025).

Baca juga : Indonesia Lebih Maju Kalau Rakyat Produktif

Rajinder turut mengapresiasi dukungan penuh Bio Farma atas kesuksesan penyelenggaraan acara. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya dan seluruh jajaran perusahaan.

Salah satu agenda utama forum adalah pemilihan Board Chair DCVMN periode 2026–2029. Iin Susanti, Direktur Human Capital Bio Farma, terpilih menggantikan Adriansjah Azhari.

Ini menjadikannya perwakilan ketiga Indonesia yang menduduki posisi strategis tersebut, setelah Mahendra Suhardono dan Adriansjah.

Baca juga : WHO Kagum, Jahe Merah Indonesia Naik Kelas Ke Panggung Dunia

"Pada hari pertama kami telah memilih Board Chair baru. Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Iin Susanti akan mulai efektif menjabat pada 1 Januari 2026," kata Rajinder.

Acara penutupan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada panelis, perwakilan Bio Farma, tim DCVMN, serta panitia. Selain itu, diumumkan bahwa Beijing, China, akan menjadi tuan rumah DCVMN AGM berikutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.