Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Survei BI: Harga Rumah Naik Tipis, Pasar Masih Tertekan
Kamis, 6 November 2025 10:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan bahwa harga properti residensial di pasar primer pada triwulan III-2025 mengalami pertumbuhan yang terbatas.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan III-2025 yang tumbuh sebesar 0,84 persen (year on year/yoy). Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II-2025 yang tercatat sebesar 0,90 persen (yoy).
Baca juga : Survei Sun Life: Keluarga Asia Mulai Melek Soal Manajemen Warisan
Sejalan dengan perkembangan harga, penjualan unit properti residensial juga menunjukkan perbedaan antarsegmen. Penjualan untuk tipe menengah dan besar masih belum menunjukkan penguatan, sementara penjualan properti residensial tipe kecil tetap mencatatkan kinerja positif.
Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial di pasar primer tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,29 persen (yoy). Meskipun demikian, angka ini membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatatkan kontraksi 3,80 persen (yoy).
Baca juga : Survei PRI: Kepuasan Publik Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus 82,44 Persen
Dari sisi pembiayaan, survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 77,67 persen.
Sementara itu, dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa mencapai 74,41 persen dari total pembiayaan.
Baca juga : Menperin Targetkan RI Jadi Pusat Inovasi Tekstil Dunia
Hasil survei tersebut mencerminkan bahwa meski pertumbuhan harga dan penjualan properti masih terbatas, sektor residensial tetap menunjukkan stabilitas di tengah dinamika perekonomian nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya