Dark/Light Mode

Komitmen Ekonomi Prabowo Berbuah, PDB Diprediksi Sudah Lewati Titik Terendah

Rabu, 19 November 2025 11:44 WIB
Konsumsi masyarakat yang kini mulai meningkat, merupakan salah satu sinyal baik pertumbuhan ekonomi. (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)
Konsumsi masyarakat yang kini mulai meningkat, merupakan salah satu sinyal baik pertumbuhan ekonomi. (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memacu pertumbuhan telah menunjukkan indikasi positif. Berdasarkan laporan terbaru dari Ekonom Macquarie Capital Indonesia, Ari Jahja, momentum ekonomi Indonesia diperkirakan telah melewati titik kritisnya.

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa laju pertumbuhan PDB Indonesia diperkirakan telah mencapai titik terendah (bottomed) pada Kuartal III 2025. 

Baca juga : Prabowo: Berbuat Terbaik, Manusia Mati Tinggalkan Nama

"Kami memproyeksikan adanya perbaikan makro secara bertahap, yang didorong oleh peningkatan belanja fiskal (pemerintah), konsumsi yang lebih tinggi, dan dorongan investasi," demikian kutipan laporan riset tersebut.

Riset tersebut memproyeksikan, pertumbuhan PDB Indonesia mencapai 5,2 persen untuk Tahun Fiskal 2026, dengan defisit anggaran yang tetap terkendali di angka 3 persen.

Baca juga : Konsumen Rasakan SPBU Pertamina Bersih & Nyaman, Bak Rumah Kedua Bagi Pengendara

Meski disebut sebagai proyeksi yang lebih konservatif dari ekspektasi pasar, angka ini menunjukkan stabilitas fundamental yang kuat. Selain itu, fokus pemerintah pada eksekusi anggaran juga mulai memperlihatkan hasil. 

"Kami mengamati tanda-tanda peningkatan pada makroekonomi dan belanja pemerintah, yang terlihat sejauh Kuartal IV ini," ungkap Ari Jahja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.