Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terserap 100 Persen Dalam Waktu 9 Hari
Dana Kemenkeu Rp 1 T Sukses Disalurkan Bank Jakarta Ke UMKM Dan Sektor Produktif
Selasa, 2 Desember 2025 17:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Jakarta mengumumkan keberhasilannya menuntaskan amanat penyaluran dana penempatan dari Pemerintah Pusat. Seluruh dana sebesar Rp1 triliun dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dikucurkan pada November 2025 telah 100 persen tersalurkan kepada masyarakat.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, mengapresiasi penuh kepercayaan yang diberikan Pemerintah. Menurut Agus, penempatan dana ini menjadi bahan bakar penting untuk mempercepat pembiayaan produktif di daerah.
"Kepercayaan ini menjadi pendorong penting bagi Bank Jakarta dalam menjalankan mandat penyaluran pembiayaan yang berdampak pada perekonomian daerah," ujar Agus dalam keterangan resminya, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : Dana Rp 200 Triliun Harus Difokuskan Ke Sektor Riil
Agus menegaskan bahwa seluruh dana Pemerintah sudah digelontorkan sepenuhnya dalam kurun waktu hanya sembilan hari, yakni antara 12–21 November 2025. Penyaluran ini diprioritaskan kepada sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect bagi perekonomian daerah, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Siap Tampung Penempatan Dana Lebih Besar
Setelah sukses menyalurkan dana Kemenkeu, Bank Jakarta kini kembali tancap gas dengan ekspansi pembiayaan menggunakan likuiditas internal bank yang dihimpun secara sehat.
Baca juga : Ketum Hipmi: Pastikan Dana 200 T Mengalir Ke Sektor Produktif
Untuk mendukung program percepatan ekonomi nasional, Bank Jakarta telah menyiapkan pipeline pembiayaan yang lebih kuat dan terukur. Manajemen memastikan kesiapan penuh jika Pemerintah kembali menempatkan dana berskala lebih besar.
"Hal ini mencerminkan kesiapan Bank Jakarta untuk menjalankan mandat Pemerintah secara optimal dan bertanggung jawab," tambah Agus.
Di tengah gempuran ekspansi, Bank Jakarta mengklaim tetap berada dalam kondisi solid. Berdasarkan penilaian OJK semester I tahun 2025, Bank Jakarta tercatat berada pada tingkat kesehatan bank kategori sehat, dengan likuiditas terjaga, kualitas aset baik, dan Non-Performing Loan (NPL) terkendali.
Baca juga : Cari Perempuan Hilang Dalam Kebakaran Di Glodok, Gulkarmat Jakarta Bentuk 2 Tim
Kondisi ini, jelas Agus, memperkuat kemampuan Bank Jakarta dalam mengelola dan menyalurkan pembiayaan dalam skala signifikan. Bank Jakarta pun membuka pintu lebar untuk kembali menjadi mitra Pemerintah dalam penempatan dana berikutnya, dengan jaminan tata kelola yang kuat dan akuntabel.
“Bank Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OJK, dan seluruh regulator dalam menjalankan fungsi intermediasi secara sehat, akuntabel, dan berorientasi pembangunan,” tutup Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya