Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
LMKN Rampungkan Verifikasi Dan Distribusi Royalti Digital Rp39,4 Miliar
Rabu, 3 Desember 2025 19:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) merampungkan verifikasi royalti digital sebesar Rp39,4 miliar untuk seluruh LMK pencipta. Dari total tersebut, Lembaga Manajemen Kolektif Wahana Musik Indonesia (WAMI) menerima alokasi distribusi sebesar Rp36,9 miliar untuk dibagikan kepada para pencipta, publisher, dan pemegang hak cipta lainnya dalam kategori penyedia layanan digital periode Mei-September 2025.
Serah terima berlangsung di Ruang Rapat Puri Orchid, Gedung Puri Matari 1, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2025).
Distribusi tahap III ini dilakukan setelah proses verifikasiintensif sejak 12 hingga 28 November 2025. Hasil verifikasitersebut, menunjukkan adanya penyesuaian pada alokasidistribusi yang sebelumnya diajukan WAMI.
Baca juga : Pertamina Salurkan TJSL Ke Sektor Pendidikan Dan Sosial Di Magelang
Untuk periode Mei-Juli 2025, WAMI mengajukan distribusisebesar Rp32.840.176.239 dan setelah verifikasi jumlahnyatetap Rp32.840.176.239. Sementara untuk periode Agustus-September 2025, pengajuan oleh WAMI sebesarRp6.450.958.255 meningkat menjadi Rp6.613.937.628 setelahverifikasi. Dengan demikian, total pengajuan awal sebesarRp39.291.134.494 berubah menjadi Rp39.454.133.867 setelahverifikasi.
Ketua LMKN Pencipta Andi Mulhanan Tombolotutu menjelaskan, perbedaan tersebut muncul karena LMKN menetapkan rasio biaya operasional 12 persen untuk periodeAgustus–September 2025, lebih rendah dari perhitungansebelumnya.
“Selisih sebesar Rp162.979.373 sepenuhnya menjadi hakpencipta dan pemegang hak cipta. Kami memastikan koreksiini sesuai dengan ketentuan dan berpihak kepada para kreator,” kata Andi Mulhanan.
Baca juga : RI Resmi Ajukan Proposal Atur Royalti Digital Di Sidang WIPO
Ketua LMKN Pemilik Hak Terkait, Marcell Siahaan, menegaskan bahwa revisi data oleh WAMI dilakukan dengancepat dan transparan.
“WAMI telah menyesuaikan proposal distribusinya sesuaihasil verifikasi, dan seluruh data pendukung, mulai dari daftar anggota, rincian distribusi, hingga flowchart formula perhitungan, telah diserahkan dalam format Excel dan CSV. Transparansi ini sangat penting untuk menjaga kepercayaanpara pencipta,” kata Marcell.
Komponen distribusi yang dapat dikelola oleh WAMI terdiridari royalti pencipta sebesar Rp9.855.461.382, royaltipublisher Rp14.803.505.145, dan royalti overseas Rp12.339.851.485, dengan total Rp36.998.818.013 kepada5.440 anggota WAMI.
Baca juga : BTN Salurkan Bantuan Korban Bencana Rp 2 Miliar Ke Padang
Sementara itu, royalti lokal non-anggota WAMI turutdisiapkan untuk LMK lain, yaitu KCI sebesarRp1.411.166.078 untuk 1.647 anggota, RAI Rp942.150.887 untuk 236 anggota, eks LMK PELARI Rp100.371.440 untuk120 anggota, TRI Rp987.028 untuk 2 anggota, COMP Rp515.313 untuk 4 anggota, dan YPPHN Rp105.109 untuk 2 anggota. Total royalti non-anggota ini mencapaiRp2.455.295.855 untuk 2.011 anggota, termasuk lebih dari 5.000 pencipta lokal WAMI yang tahun ini tercatat akan menerima royalti digital.
LMK WAMI diberikan waktu tujuh hari kerja sejakpenandatanganan berita acara untuk menyampaikan laporanhasil distribusi kepada LMKN. Adapun pending matters seperti unclaimed royalti akan diverifikasi pada tahapberikutnya.
Acara ini dihadiri komisioner LMKN Andi MulhananTombolotutu, Marcell Siahaan, Dedy Kurniadi, William, Ahmad Ali Fahmi, Jusak Irwan Sutiono, Suyud Margono, Aji Mirza Hakim, dan Makky Omar Parikesit. Sedangkan dariWAMI hadir Adi Adrian, Moch Bigi Ramadha, MemedUmaedi, dan Aisyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya