Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perekonomian Indonesia 2026 Membaik, BSI Ramal Keuangan Syariah Makin Cerah
Sabtu, 6 Desember 2025 06:30 WIB
Sebelumnya
Dengan arah kebijakan terbaru, imbuh Banjaran, maka peluang-peluang baru mulai terbuka.
“Kami sudah melihat potensi di berbagai daerah yang penduduknya mulai berkembang dan memiliki daya tahan ekonomi yang baik,” jelasnya.
Dari sisi konsumsi, BSI mengamati adanya peningkatan penjualan ritel menjelang akhir tahun, yang biasanya menjadi puncak konsumsi.
Baca juga : Tetap Beraktivitas, Warga Pesisir Jakarta Sudah Terbiasa Diterjang Banjir Rob
Banjaran memperkirakan, momentum konsumsi ini akan berlangsung hingga Lebaran, dan dunia usaha harus mampu memanfaatkan kesempatan tersebut agar tidak kehilangan peluang pasar. Banjaran menyebut, tantangan utama ke depan adalah, bagaimana dunia usaha dapat mengoptimalkan peluang ini, terutama di sektor konsumsi yang masih mendominasi sekitar 53 persen dari ekonomi nasional.
“Tantangan terbesar adalah mendorong dunia usaha agar lebih dinamis dan berputar cepat, terutama dengan memanfaatkan keunikan sistem keuangan daerah yang belum optimal,” ucapnya.
Dia juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem yang mendukung pengusaha daerah, agar dapat tumbuh dan berkembang.
Baca juga : Taksiran Harga Sedang Dilakukan, Kejagung Siap Lelang Asetnya Sandra Dewi
Selain itu, BSI tengah mengembangkan lisensi baru untuk perdagangan emas (bank bulion), yang diharapkan dapat menambah aset dan memperkuat posisi bank dalam persaingan.
“Lisensi bulion ini akan membuka peluang baru dan memperluas geografi pertumbuhan kami,” ujarnya.
Banjaran juga melihat, perlunya dunia usaha untuk bertransformasi dari perbankan tradisional ke perbankan transaksional, baik untuk segmen individu maupun bisnis. Hal ini menjadi kunci agar bisnis dapat lebih siap menghadapi dinamika ekonomi ke depan.
Baca juga : Aston Villa Vs Arsenal, Panas Di Puncak
“Dengan sinergi yang baik antara perbankan, Pemerintah, dan pelaku usaha, kami yakin pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat dan berkelanjutan,” tutup Banjaran. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya